Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Padang Pariaman Tekankan Pentingnya Pemenuhan Gizi Sejak Dini

Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama saat menyampaikan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Hall PB Relasi Baru Simpang Tiga Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas.

Padang Pariaman, Kabarins.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kegiatan sosialisasi Program MBG bersama mitra kerja digelar di Hall PB Relasi Baru Simpang Tiga Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama bersama Rahma Dewi Auliyasari, S.Tr.Kes dari Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, khususnya bagi anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan lainnya.

Dalam paparannya, Ade Rezki Pratama menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat sejak dini. Menurutnya, kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh asupan gizi yang baik dan seimbang.

Baca Juga:Jelang Setahun Kepemimpinan Welly–Parulian, Harapan Pasaman Bangkit Terus Dijemput dari Nagari

“Kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh asupan gizi yang diterima sejak dini. Karena itu, Program Makan Bergizi Gratis menjadi bentuk nyata komitmen negara untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing,” ujar Ade Rezki Pratama.

Ia juga menyoroti pentingnya penanganan persoalan gizi dan stunting secara berkelanjutan. Selain meningkatkan kesehatan masyarakat, Program MBG dinilai mampu memberikan dampak ekonomi positif melalui keterlibatan petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.

Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi daerah dan ketahanan pangan berbasis komunitas. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat disebut menjadi salah satu kunci keberhasilan program tersebut.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. (*02)

Baca Juga:Nagari Aia Manggih Utara Gencarkan Sosialisasi Anti Narkoba, Bullying dan Kekerasan Terhadap Anak