Pasaman, Kabarins.com — Pemerintah Nagari Aia Manggih Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, bullying, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak (PPA) melalui kegiatan sosialisasi yang menyasar langsung lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi ketiga tersebut digelar di SD Negeri 03 Kampuang Nan VI, Rabu (13/5/2026), sebagai bagian dari komitmen nagari dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak.
Wali Nagari Aia Manggih Utara, Rahmad Rinaldi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah nagari terhadap masa depan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif narkoba maupun tindakan kekerasan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat semakin memahami dampak negatif narkoba, bullying, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bamus Nagari Aia Manggih Utara, Candra Pratama, mengapresiasi langkah dan gagasan pemerintah nagari yang secara aktif melakukan sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah.
Menurutnya, pendekatan langsung kepada masyarakat dan pelajar sangat penting agar edukasi mengenai bahaya narkoba dan perlindungan anak dapat dipahami secara menyeluruh.
Baca Juga:JPU Tuntut Terdakwa Penganiayaan di Pasaman 3,6 Tahun Penjara, LPSK Ajukan Restitusi Rp22,2 Juta
“Kegiatan sosialisasi yang kita mulai dari tingkat nagari hingga ke sekolah-sekolah ini bertujuan agar masyarakat memahami bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampak kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga psikologis anak tidak terganggu,” kata Candra.
Ia menilai perhatian pemerintah nagari terhadap perlindungan anak dan masa depan generasi muda patut diapresiasi.
“Saya selaku Ketua Bamus Nagari Aia Manggih Utara sangat mengapresiasi gagasan Wali Nagari dalam memperhatikan masa depan bangsa melalui kegiatan seperti ini,” tambahnya.
Candra juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, hingga tokoh agama untuk ikut berperan aktif memberikan edukasi kepada lingkungan sekitar.
“Semoga dengan adanya sosialisasi ini para orang tua, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh agama dapat menyampaikan kembali kepada masyarakat lainnya mengenai dampak penyalahgunaan narkoba serta kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tuturnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Nagari Aia Manggih Utara Rahmad Rinaldi, unsur Bamus, Bhabinkamtibmas, UPTD PPA Kabupaten Pasaman, pendamping rehabilitasi sosial Kemensos melalui Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, Koordinator Wilayah Pendidikan, komite sekolah, unsur guru, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta tokoh agama setempat. (*02).





