Puskesmas Cubadak Buktikan Kualitas Layanan, Borong Penghargaan Kepatuhan Tertinggi BPJS  

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman menyerahkan Piagam Penghargaan BPJS Kesehatan kepada Puskesmas Cubadak atas capaian kepatuhan tertinggi kategori puskesmas se-Kabupaten Pasaman tahun 2025 di Emir Hotel, Senin (25/5/2026).

Pasaman, Kabarins.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Puskesmas Cubadak setelah menerima Piagam Penghargaan dari BPJS Kesehatan atas capaian kepatuhan tertinggi kategori puskesmas se-Kabupaten Pasaman tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Emersia Hotel, Senin (25/5/2026), oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Ns. Silviana Dewi, S.Kep., M.Kep.

Apresiasi itu diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Puskesmas Cubadak dalam menjalankan standar pelayanan kesehatan dan administrasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara optimal dan berkelanjutan.

Keberhasilan tersebut dinilai tidak terlepas dari inovasi pelayanan melalui program AKAT NIKAH 100, singkatan dari Aktivitas Kolaborasi Antar Tim untuk Penilaian KBK Harus 100. Program ini menjadi strategi internal dalam meningkatkan mutu pelayanan sekaligus mengoptimalkan penilaian Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK).

Baca Juga:BPS Nilai Pembangunan Pasaman On The Track, Kemiskinan Turun dan IPM Meningkat

Kepala Puskesmas Cubadak, Ns. Gusti Amrita, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh tim dalam menjaga kualitas pelayanan dan kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tingkat pertama di daerah mampu bersaing dan memberikan pelayanan profesional, berkualitas, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ke depan, Puskesmas Cubadak diharapkan dapat mempertahankan prestasi tersebut sekaligus menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lainnya di Kabupaten Pasaman dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepatuhan terhadap program JKN. (*02).

Baca Juga:Satu Tahun Kepemimpinan Welly–Parulian Tegaskan Pembangunan Harus Terukur dan Berdampak Nyata