Bupati Pasaman Sambangi Keluarga Korban Laka Lantas Batu Batindiah, Serahkan Santunan dan Sampaikan Duka Mendalam

Pasaman, Kabarins.com — Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban kecelakaan lalu lintas tragis yang terjadi di kawasan Batu Batindiah, Nagari Sundata Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman, beberapa waktu lalu. Musibah tersebut merenggut nyawa tiga warga Pasaman dan meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Sebagai bentuk kepedulian dan empati, Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama rombongan mengunjungi rumah keluarga korban di Kampung Tongah, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kamis (11/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Asisten III Setda Pasaman Roichard, Kepala Dinas Sosial Pasaman Arma Putra, pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasaman, Camat Panti, Wali Nagari Panti Selatan, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman, Bupati Welly Suhery menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Welly.

Baca Juga:KPK Sumbar Apresiasi Respons Cepat Bupati Pasaman, Atasi Kelangkaan Obat 

Ia juga mengajak keluarga untuk tetap sabar dan tabah menerima takdir yang telah ditetapkan Allah SWT, serta mendoakan agar para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada keluarga korban, Bupati Welly Suhery menyerahkan bantuan santunan dari BAZNAS Kabupaten Pasaman kepada orang tua korban.
Sementara itu, salah seorang pimpinan BAZNAS Kabupaten Pasaman, Irfan, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan program Pasaman Peduli.

“BAZNAS Kabupaten Pasaman menyerahkan bantuan santunan sebesar Rp1 juta kepada masing-masing korban. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka,” jelas Irfan.

Ia menambahkan, para korban merupakan pelajar yang masih aktif dan termasuk dalam kategori penerima bantuan fisabilillah sesuai ketentuan program BAZNAS.

Menurutnya, selain bantuan kepada keluarga korban kecelakaan, BAZNAS Pasaman juga terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak berbagai musibah lainnya, seperti korban kebakaran, banjir, maupun bencana sosial lainnya.

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah daerah bersama BAZNAS dalam memberikan dukungan moral dan bantuan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah, sekaligus mempererat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Pasaman. (*02)

Baca Juga:Optimalisasi Retribusi Persampahan, Pemkab Pasaman Bahas Implementasi Perda PDRD Bersama Pemangku Kepentingan