PASAMAN, Kabarins.com — Sebanyak 31 Polisi Cilik (Pocil) dari SDN 05 Pauh, Kabupaten Pasaman, berangkat ke Kota Padang membawa nama daerah dalam ajang perlombaan Hari Lalu Lintas. Bukan sekadar mengejar juara, para siswa tersebut dituntut menunjukkan kedisiplinan, kekompakan dan karakter positif sebagai representasi generasi muda Pasaman.
Kontingen Pocil Pasaman itu resmi dilepas Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri dan Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., Halaman Kantor Bupati Pasaman, Selasa (15/9).
Sebanyak 31 siswa yang diberangkatkan terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Mereka akan mengikuti perlombaan Hari Lantas yang digelar di Kota Padang sebagai bagian dari rangkaian kegiatan lalu lintas.
Bupati Pasaman Welly Suhery mengatakan, keikutsertaan para pelajar tersebut merupakan kesempatan untuk membawa nama Kabupaten Pasaman ke tingkat yang lebih luas. Karena itu, ia meminta para peserta tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik selama perlombaan.
Baca Juga:Wabup Parulian Kukuhkan KAN Padang Gelugur, Perkuat Peran Adat dan Pembinaan Generasi Muda
“Kami tentu merasa bangga karena anak-anak kita hari ini membawa nama Kabupaten Pasaman ke tingkat yang lebih luas. Pemerintah daerah tidak membebani mereka dengan target harus menjadi juara. Yang paling penting, tampil percaya diri, disiplin, kompak dan berikan penampilan terbaik. Tunjukkan bahwa anak-anak Pasaman mampu dan memiliki semangat untuk berprestasi,” ujar Bupati.
Menurutnya, pengalaman mengikuti perlombaan juga penting bagi para siswa dalam membangun rasa tanggung jawab, kepercayaan diri dan kemampuan bekerja sama sejak usia dini.
Bupati berharap seluruh anggota kontingen dapat menjaga nama baik daerah selama berada di Padang. Ia juga meminta para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai pengalaman untuk mengembangkan kemampuan dan karakter positif.
Dukungan terhadap keberangkatan kontingen diberikan Pemkab Pasaman melalui bantuan kebutuhan transportasi dan konsumsi. Pemerintah daerah juga memberikan bantuan konsumsi sebesar Rp3 juta untuk menunjang kebutuhan peserta selama mengikuti kegiatan.
Bupati Welly menegaskan, dukungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Terlebih, kegiatan Pocil dinilai menjadi salah satu sarana menanamkan kedisiplinan dan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.
Dengan persiapan dan latihan yang telah dilakukan, kontingen Pocil Pasaman diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dalam perlombaan di Padang. Selain membawa nama daerah, keikutsertaan mereka menjadi pengalaman bagi para siswa untuk belajar disiplin, kompak dan bertanggung jawab.(*02).
Baca Juga:Wabup Parulian Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushalla Mini SDN 03 Kampung Nan VI





