PASAMAN, Kabarins.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pasaman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, KONI Provinsi Sumatera Barat, Panitia Besar Porprov XVI Tahun 2026, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan Chief de Mission (CDM) I Porprov XVI Tahun 2026.
Kegiatan CDM I tersebut berlangsung di Padang pada 12 September 2026. Forum ini menjadi bagian penting dalam membahas kesiapan penyelenggaraan dan kontingen peserta Porprov XVI.
Ketua KONI Kabupaten Pasaman, Sy Ade Herman, mengatakan pihaknya telah mengikuti dan mencermati seluruh rangkaian pembahasan dalam CDM I. Setelah mempertimbangkan kondisi serta kesiapan Kabupaten Pasaman, KONI Pasaman tetap mengusulkan agar jadwal Porprov XVI disesuaikan dari rencana 2–14 Oktober 2026 menjadi November 2026.
Menurut Sy Ade Herman, usulan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan kesiapan kontingen. Ada sejumlah aspek lain yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti administrasi, pendanaan, akuntabilitas anggaran, sarana dan prasarana, pembinaan atlet, serta kepastian dukungan pemerintah daerah.
“Kami berpandangan bahwa penyesuaian jadwal perlu dipertimbangkan berdasarkan kondisi objektif dan kesiapan seluruh pihak. Tujuannya agar Porprov dapat terlaksana secara tertib, aman, akuntabel, serta memberikan hasil terbaik bagi olahraga Sumatera Barat,” ujarnya.
KONI Pasaman menilai penyesuaian waktu tidak harus dipandang sebagai kemunduran. Apabila dilakukan melalui mekanisme dan kewenangan yang berlaku, perubahan jadwal dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan.
Baca Juga:Kesiapsiagaan dan Integritas Diperkuat, Karutan Lubuk Sikaping Pimpin Briefing Pengamanan
Dalam pandangan KONI Pasaman, keputusan mengenai jadwal Porprov perlu mempertimbangkan kesiapan seluruh kabupaten dan kota peserta. Aspek yang dinilai penting meliputi pendanaan, administrasi, venue, akomodasi, transportasi, kontingen, atlet, pelatih, serta perangkat pertandingan.
KONI Pasaman juga menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen mengikuti Porprov XVI Tahun 2026. Persiapan kontingen akan terus dilakukan dengan sebaik-baiknya, sembari mengikuti perkembangan keputusan bersama terkait waktu pelaksanaan.
Sy Ade Herman berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kepentingan olahraga Sumatera Barat dalam setiap pembahasan. Menurutnya, keputusan terbaik adalah keputusan yang mempertimbangkan kesiapan penyelenggaraan secara menyeluruh dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami lebih memilih Porprov yang dipersiapkan secara matang daripada memaksakan pelaksanaan pada waktu yang belum sepenuhnya ideal. Namun, kami tetap menghormati mekanisme, kewenangan, dan keputusan bersama yang berlaku,” katanya.
KONI Kabupaten Pasaman menegaskan bahwa pihaknya tidak mempersoalkan penyelenggaraan Porprov secara prinsip. Organisasi tersebut tetap mendukung pelaksanaan Porprov XVI Tahun 2026 dan siap berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mencari solusi terbaik.
“Tidak ada yang salah dengan penyesuaian waktu apabila tujuannya untuk memastikan Porprov berjalan lebih sukses. Yang penting bukan hanya cepat terlaksana, tetapi juga tertib, aman, transparan, akuntabel, dan mampu menghasilkan prestasi terbaik bagi olahraga Sumatera Barat,” tutup Sy Ade Herman.(*02)
Baca Juga:Pemkab Pasaman Usulkan 160 Formasi ASN 2026, Kepastian Masih Menunggu Pemerintah Pusat





