Ketua DPRD Pasaman Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang, Kunjungi Keluarga Korban yang Masih dalam Pencarian

Ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi bersama anggota DPRD Zulhadri dan Rona Rezki meninjau lokasi banjir bandang di Kampung Parit Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, sekaligus mengunjungi keluarga korban yang masih dalam proses pencarian, Sabtu (19/9/2026).

Pasaman, Kabarins.com — Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana banjir bandang ditunjukkan Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, dengan turun langsung meninjau lokasi bencana di Kampung Parit Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Sabtu (19/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat serta dampak yang ditimbulkan akibat banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut. Nelfri datang bersama anggota DPRD Pasaman, Zulhadri dan Rona Rezki.

Di lokasi, rombongan meninjau sejumlah titik yang terdampak sekaligus melihat kondisi warga yang hingga kini masih menghadapi situasi sulit pascabencana. Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD di tengah masyarakat menjadi bentuk kepedulian serta perhatian terhadap warga yang membutuhkan dukungan dalam masa tanggap darurat.

Selain meninjau lokasi bencana, Nelfri Asfandi juga menyempatkan diri mendatangi keluarga korban banjir bandang yang hingga kini masih dalam proses pencarian.

Suasana haru terasa ketika Ketua DPRD Pasaman berada di tengah keluarga korban. Dalam situasi penuh ketidakpastian, keluarga masih menunggu kabar dan berharap proses pencarian dapat menemukan anggota keluarga mereka.

Baca Juga:Wabup Parulian Tinjau Lokasi Banjir Bandang, Perkuat Penanganan dan Pencarian Warga Hilang

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi DPRD Pasaman untuk melihat langsung kondisi yang dihadapi masyarakat, termasuk kebutuhan warga terdampak dan keluarga korban selama proses penanganan bencana berlangsung.

Nelfri menyampaikan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja bersama seluruh pihak, terutama dalam memastikan proses pencarian korban, penanganan warga terdampak, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini, masyarakat tidak boleh merasa berjalan sendiri. Pemerintah daerah, DPRD, serta unsur terkait perlu terus berkoordinasi dan hadir memberikan dukungan kepada warga yang tengah menghadapi musibah.

Ia juga mengharapkan seluruh proses penanganan dan pencarian korban dapat dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan petugas maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi bencana.

Bagi keluarga korban yang masih menunggu hasil pencarian, setiap waktu menjadi sangat berarti. Karena itu, perhatian dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan kekuatan kepada keluarga dalam menghadapi masa sulit tersebut.

DPRD Pasaman juga akan terus memantau perkembangan penanganan bencana dan kondisi masyarakat terdampak, sehingga berbagai kebutuhan serta persoalan yang muncul di lapangan dapat menjadi perhatian dalam langkah penanganan selanjutnya.

Bencana banjir bandang tidak hanya meninggalkan kerusakan secara fisik, tetapi juga menyisakan duka dan kecemasan bagi masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, kehadiran para pemangku kepentingan di lapangan menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan dan memastikan masyarakat mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya.(*02).

Baca Juga:Pasca Banjir Bandang, Perumda Tirta Saiyo Salurkan Air Bersih ke Warga Simpang Tonang