RSUD TIB Perkuat Pemantauan Kasus ISPA di Tengah Kabut Asap, Warga Diimbau Waspadai Dampak Kesehatan

Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol (TIB) Pasaman, dr. Hamdi, Sp.A., menyampaikan perkembangan kasus infeksi saluran pernapasan di tengah kondisi kabut asap, Rabu (16/9/2026).

Pasaman, Kabarins.com — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuanku Imam Bonjol (TIB) Pasaman, dr. Hamdi, Sp.A., mengungkapkan adanya peningkatan kasus harian infeksi saluran pernapasan yang ditangani rumah sakit tersebut di tengah kondisi kabut asap yang melanda wilayah Pasaman.

Hal itu disampaikan dr. Hamdi saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2026). Menurutnya, hingga pertengahan September 2026, tercatat 49 kasus infeksi saluran pernapasan yang ditangani RSUD TIB.

“Kalau kita lihat dari kasus kabut asap saat ini, memang ada peningkatan kasus harian, yaitu penderita infeksi saluran pernapasan yang berobat ke RSUD TIB,” ujar Hamdi.

Namun, Hamdi menegaskan, peningkatan tersebut belum dapat dipastikan berkaitan langsung dengan kabut asap. Untuk memastikan hubungan tersebut, diperlukan pemantauan dan analisis lebih lanjut terhadap perkembangan kasus serta faktor-faktor yang memengaruhinya.

“Tentu kita belum bisa memastikan apakah peningkatan kasus penyakit ini berhubungan dengan kabut asap. Terlebih dahulu kita harus melakukan pemantauan dan analisis yang lebih tajam,” jelasnya.

Baca Juga:Hadirkan Tausiah Ustadz Khairul Anam dari Riau, Maulid Nabi 1448 H di Simpang Tigo dan Muaro Tolang, Momentum Perkuat Ukhuwah dan Akhlak Mulia

Hamdi menyebutkan, jumlah kasus hingga pertengahan September tersebut perlu dilihat berdasarkan periode pencatatan dan perkembangan kasus harian. Sebagai perbandingan, sepanjang Agustus 2026, RSUD TIB mencatat 56 kasus infeksi saluran pernapasan.

Di tengah kondisi kabut asap yang cukup tebal, Hamdi mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak terlalu diperlukan. Imbauan tersebut ditujukan sebagai langkah kewaspadaan untuk mengurangi paparan udara yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan.

“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak terlalu perlu,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan, khususnya apabila mengalami keluhan seperti batuk, pilek, sesak napas, atau gejala lain yang berkaitan dengan gangguan saluran pernapasan.

Dengan adanya pemantauan terhadap perkembangan kasus, RSUD TIB terus mencermati kondisi kesehatan masyarakat di tengah kabut asap. Data dan analisis lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui kecenderungan kasus serta faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan pasien. (*02).

Baca Juga:Dilepas Bupati dan Kapolres, 31 Pocil Binaan Polres Pasaman Siap Berlaga di Tingkat Polda Sumbar