Padang,Kabarins.com — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Verry Mulyadi, SH, terus mendorong peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di Sumatera Barat.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan di Aula BPSDM Provinsi Sumatera Barat.
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Nagari Aia Manggih Barat Gelar AMB Silaturupa III
Dalam kegiatan tersebut, Verry Mulyadi menekankan bahwa penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi berbagai jenis bencana. Karena itu, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan yang baik agar mampu meminimalkan risiko ketika bencana terjadi.

“Bencana bisa datang kapan saja. Karena itu, kesiapsiagaan harus kita bangun sejak sebelum bencana terjadi. Masyarakat harus mengetahui potensi risiko di lingkungannya dan memahami apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi,” ujar Verry Mulyadi.
Baca juga: Lewat Sosper Perda Nomor 9 Tahun 2018, Zuldafri Darma Ajak Masyarakat Perangi Narkoba
Ia menjelaskan, sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2023 menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah penanggulangan bencana, mulai dari upaya pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan saat tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Verry juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam menghadapi bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan harus dimulai dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, sekolah, komunitas hingga berbagai kelompok masyarakat.
“Pemerintah tentu memiliki peran penting, tetapi masyarakat juga harus menjadi bagian dari upaya penanggulangan bencana. Semakin siap masyarakat, semakin besar pula peluang kita mengurangi dampak dan korban akibat bencana,” katanya.
Sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Verry Mulyadi menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan informasi dan edukasi yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat, khususnya mengenai mitigasi dan penanggulangan bencana.
Ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman terhadap regulasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk budaya sadar bencana di tengah masyarakat.
“Yang kita bangun bukan hanya kesiapan menghadapi bencana, tetapi juga masyarakat yang tangguh dan mampu bangkit setelah bencana,” ujar Verry Mulyadi.
Kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, DPRD dan masyarakat dalam mewujudkan Sumatera Barat yang lebih siap, tangguh dan responsif terhadap berbagai potensi bencana.(*01L)





