Standar Kebersihan Disorot, Bupati Welly Sidak Laundry RSUD TIB

Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi jajaran Pemkab dan manajemen RSUD Tuanku Imam Bonjol meninjau proses pengelolaan linen di unit laundry, Senin. Sidak dilakukan untuk memastikan standar kebersihan dan sanitasi rumah sakit tetap terjaga sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pasaman, Kabarins.com — Bupati Pasaman Welly Suhery melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke unit laundry RSUD Tuanku Imam Bonjol (TIB), Senin. Dalam sidak tersebut, bupati didampingi Asisten III Setdakab Pasaman, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala Badan Kepegawaian, Kasat Pol PP, serta Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol, Hamdi.

Sidak dilakukan untuk memastikan seluruh layanan penunjang rumah sakit berjalan sesuai standar operasional, khususnya terkait kebersihan linen, sanitasi, hingga sistem pengelolaan laundry yang menjadi bagian penting dalam pencegahan infeksi di lingkungan rumah sakit.

Di hadapan jajaran manajemen rumah sakit, Bupati Welly menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan tenaga medis dan fasilitas. Menurutnya, kualitas pelayanan juga ditentukan oleh hal-hal mendasar yang sering luput dari perhatian, salah satunya kebersihan linen yang digunakan pasien.

“Jangan pernah menganggap laundry sebagai urusan kecil. Dari sinilah kualitas pelayanan ikut dipertaruhkan. Linen yang bersih dan higienis adalah bagian dari keselamatan pasien. Saya tidak ingin ada pelayanan yang turun hanya karena persoalan kebersihan yang sebenarnya bisa dicegah,” tegas Bupati Welly.

Ia mengatakan, Pemkab Pasaman akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh unit pelayanan di RSUD TIB. Evaluasi tidak hanya menyasar pelayanan medis, tetapi juga seluruh fasilitas pendukung yang berkaitan langsung dengan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Bupati Welly, rumah sakit milik pemerintah harus mampu menjadi contoh dalam penerapan standar pelayanan. Karena itu, seluruh jajaran diminta meningkatkan disiplin kerja, menjaga profesionalisme, serta memastikan setiap prosedur dijalankan sesuai ketentuan.

Baca Juga:Pasaman Raih 6 Medali di Kejurda FORKI Sumbar 2026, INKANAS Jadi Penyumbang Terbanyak

“Masyarakat datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan terbaik. Tidak boleh ada ruang bagi pelayanan yang asal-asalan. Semua unit harus bekerja dengan standar yang sama tinggi demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasien,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol, Hamdi, mengatakan sidak tersebut menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi manajemen rumah sakit untuk terus melakukan pembenahan.

Menurutnya, perhatian langsung dari kepala daerah menjadi dorongan bagi seluruh pegawai agar semakin serius menjaga kualitas pelayanan, termasuk pada fasilitas penunjang yang selama ini menjadi bagian penting dari operasional rumah sakit.

“Arahan Bapak Bupati menjadi pengingat bagi kami bahwa kualitas pelayanan dimulai dari hal-hal mendasar. Kami akan memastikan unit laundry bekerja sesuai standar, sehingga seluruh kebutuhan linen pasien tetap bersih, aman, dan memenuhi ketentuan pelayanan rumah sakit,” ujar Hamdi.

Ia menambahkan, RSUD Tuanku Imam Bonjol berkomitmen terus meningkatkan mutu pelayanan secara menyeluruh, baik pada pelayanan medis maupun layanan pendukung, agar kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah terus meningkat.

Melalui sidak tersebut, Pemkab Pasaman menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah. Pengawasan rutin terhadap seluruh unit pelayanan diharapkan mampu menjaga standar pelayanan sekaligus memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang berobat.(*02)

Baca Juga:Bupati Welly Dijadwalkan Tutup Kejurda FORKI Sumbar, Ketua FORKI DKI Jakarta Hadir