Tanggul Bronjong dan Geobag PT Nindya Karya Teruji Tahan Arus Batang Kuranji Saat Hujan Deras di Padang

Kondisi aliran Batang Kuranji saat debit air meningkat akibat hujan deras, Selasa (22/4/2026). Struktur bronjong pasir dan geobag yang dipasang PT Nindya Karya terlihat mampu menahan arus dan menjaga stabilitas tebing sungai di kawasan Kampung Kalawi, Kota Padang.

Padang, Kabarins.com — PT Nindya Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pekerjaan penanganan darurat pascabanjir di Kota Padang yang terjadi pada akhir November 2025. Salah satu lokasi prioritas berada di kawasan Kampung Kalawi, tepatnya di belakang Sekolah Adzkia, yang termasuk dalam aliran Batang Kuranji.

Wilayah tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat derasnya arus sungai yang menggerus tebing. Untuk mengatasi kondisi tersebut, PT Nindya Karya melakukan pemasangan struktur pengaman berupa bronjong pasir dan geobag sebagai langkah mitigasi cepat.

Bronjong pasir dan geobag merupakan struktur kawat khusus yang dilapisi geotekstil dan diisi material setempat. Teknologi ini berfungsi memperkuat tebing sungai serta menahan tekanan arus agar tidak kembali menyebabkan erosi.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (22/4/2026) sore, saat hujan deras mengguyur Kota Padang sejak Senin malam, debit air Batang Kuranji meningkat dengan warna keruh kekuningan. Kondisi ini menjadi uji nyata terhadap kekuatan struktur yang telah dipasang.

Hasilnya, bronjong pasir dan geobag yang dibangun mampu menahan derasnya arus air dan menjaga stabilitas tebing sungai tanpa terjadi pengikisan lanjutan.

Project Manager PT Nindya Karya, Mashudi Agung, menjelaskan bahwa penggunaan bronjong pasir dan geobag dipilih karena keunggulannya yang fleksibel dan cepat dalam pemasangan.

Baca Juga:Bupati Welly Suhery Tinjau Banjir Rao Selatan, Pastikan Respons Cepat dan Bantuan Terarah  

“Struktur ini efektif digunakan sebagai tanggul penahan tebing, terutama di daerah rawan banjir. Selain pemasangannya cepat, bentuknya juga dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan sehingga mampu menahan arus deras,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah tingginya intensitas hujan dalam beberapa bulan terakhir, struktur yang telah terpasang menunjukkan performa yang sangat baik dalam mengurangi dampak banjir.

Kondisi tersebut menjadi indikator penting bahwa langkah penanganan darurat yang dilakukan cukup efektif dalam menekan risiko pengikisan tebing sungai, sekaligus melindungi kawasan permukiman di sekitarnya dari ancaman banjir susulan.

“Penanganan darurat harus dilakukan dengan cepat, namun tetap menjaga kualitas agar tidak jebol oleh derasnya arus Batang Kuranji. Ini juga bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap bencana serta memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tambahnya.

Mashudi juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang turut mengawasi jalannya pekerjaan. Menurutnya, perhatian publik menjadi motivasi bagi tim untuk bekerja lebih optimal.

“Saat ini pekerjaan masih berproses. Setiap kekurangan akan terus kami evaluasi dan perbaiki. Kami mohon doa dan dukungan agar pekerjaan ini berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sepanjang aliran sungai,” pungkasnya. (*02)

Baca Juga:Dialog Anak Nagari Tanbertara Angkat Tema “Sumbang Duo Baleh”, Wali Nagari Ajak Pemuda Perkuat Literasi Budaya