Dorong Percepatan Infrastruktur, Donizar Kawal Anggaran untuk Tiga Ruas Jalan Straegis, Salah Satunya Padang Sawah-Kumpulan

Anggota DPRD Sumatera Barat dari PKB, Donizar, menyuarakan percepatan pembangunan tiga ruas jalan provinsi di Pasaman Raya dalam rapat Banggar DPRD Sumbar. Ruas Kumpulan–Padang Sawah, Padang Gelugur–Muaro Sungai Lolo, dan Panti–Simpang Empat dianggarkan puluhan miliar rupiah guna mendukung kelancaran akses ekonomi dan konektivitas masyarakat.

Pasaman, Kabarins.com — Komitmen memperjuangkan pembangunan infrastruktur kembali ditegaskan Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar. Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumbar beberapa waktu lalu, ia secara tegas menyuarakan percepatan pembangunan dan perbaikan sejumlah ruas jalan penting yang berstatus jalan provinsi di daerah pemilihannya, khususnya di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.

Salah satu ruas yang menjadi sorotan utama adalah jalan Kumpulan–Padang Sawah, yang selama ini dikenal sebagai jalur vital penghubung aktivitas ekonomi masyarakat. Donizar memastikan bahwa proyek tersebut telah masuk dalam alokasi anggaran pemerintah provinsi dan segera direalisasikan.

Tak hanya satu ruas, dua jalur lainnya juga turut mendapat perhatian serius, yakni ruas Padang Gelugur–Muaro Sungai Lolo dan ruas Panti–Simpang Empat. Ketiganya dinilai memiliki peran strategis dalam memperlancar distribusi hasil pertanian, akses layanan publik, serta konektivitas antarwilayah di Pasaman dan Pasaman Barat.

Berdasarkan informasi yang disampaikannya melalui media sosial, total anggaran yang dikucurkan untuk ketiga ruas jalan tersebut mencapai puluhan miliar rupiah. Rinciannya, ruas Kumpulan–Padang Sawah dianggarkan sekitar Rp17 miliar, Padang Gelugur–Muaro Sungai Lolo mendapat tambahan Rp8,5 miliar, dan ruas Panti–Simpang Empat sekitar Rp10 miliar. Nilai tersebut disesuaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang menangani pembangunan.

Namun demikian, Donizar menegaskan bahwa keberhasilan mendorong anggaran tersebut bukanlah hasil kerja individu semata. Ia menyebut perjuangan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Sumbar dari daerah pemilihan IV lainnya serta dukungan masyarakat Pasaman dan Pasaman Barat.

“Amanah yang diberikan adalah tanggung jawab. Ini bukan perjuangan saya sendiri, tapi perjuangan bersama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan, seraya berharap pembangunan tersebut dapat memberi manfaat jangka panjang.

“Terima kasih atas doa dan kepercayaan masyarakat Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tulisnya.

Baca Juga:MUSKAB PMI Pasaman ke-IX: Parulian Dalimunthe Resmi Pimpin PMI 2026–2031

Seperti diketahui, isu kerusakan jalan di wilayah Pasaman dan Pasaman Barat bukanlah hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak, berlubang, hingga sulit dilalui saat musim hujan kerap mencuat. Bahkan, sejumlah laporan sebelumnya menyebutkan bahwa kondisi tersebut berdampak langsung pada tingginya biaya distribusi hasil pertanian serta terhambatnya akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Beberapa ruas yang kini dianggarkan tersebut sebelumnya memang telah masuk dalam daftar prioritas perbaikan pemerintah daerah, namun realisasi seringkali terkendala keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, dorongan dari legislatif di tingkat provinsi menjadi faktor penting dalam mempercepat pengalokasian dana.

Langkah yang dilakukan Donizar dinilai sebagai bagian dari upaya menjawab persoalan klasik pembangunan infrastruktur di daerah, yang kerap tertinggal dibanding wilayah perkotaan.

Dengan masuknya anggaran untuk tahun ini, masyarakat kini menaruh harapan besar agar proses pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan sesuai kualitas yang diharapkan.

Hal ini disampaikan oleh Deni, 35, warga Pasaman Barat yang sering melewati ruas Padang Sawah-Kumpulan yang rusak parah itu.

Ia berharap pembangunan segera dilakukan sehingga jakan kembali handal dan nyaman dilewati masyarakat.

“Semoga perbaikannya cepat dilakukan,” pungkasnya.

Jika realisasi berjalan sesuai rencana, pembangunan tiga ruas jalan ini diharapkan menjadi pemerataan pembangunan infrastruktur di Pasaman dan Pasaman Barat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat.(*02)

Baca Juga:Rutan Lubuk Sikaping Pasang Pintu Putar, Pergerakan WBP Lebih Tertib dan Terpantau