Capaian Luar Biasa, Kirim 225 Atlet, Pasaman Boyong 67 Medali, Hanya Ikuti 28 dari 53 Cabor,

Avatar photo
Kontingen Kabupaten Pasaman mencatatkan perolehan 67 medali pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026, terdiri dari 15 emas, 14 perak, dan 38 perunggu. Dengan mengirimkan 225 atlet pada 28 cabang olahraga, KONI Pasaman menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan menuju Porprov 2028. (DOK. KONI PASAMAN)

Pasaman, Kabarins.com — Dengan kekuatan hanya 225 atlet dan keikutsertaan pada 28 dari 53 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, Kabupaten Pasaman mampu membawa pulang 67 medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Capaian tersebut menjadi catatan tersendiri bagi kontingen yang berangkat dengan jumlah atlet terbatas, sekaligus menjadi modal evaluasi KONI Pasaman untuk mempersiapkan pembinaan yang lebih terarah menuju Porprov 2028.

Kontingen Pasaman mengoleksi 15 medali emas, 14 perak, dan 38 perunggu. Total tersebut diraih dengan jumlah atlet yang lebih ramping dibandingkan keikutsertaan pada Porprov sebelumnya, yang terakhir digelar pada 2018.

Berdasarkan data yang dihimpun, Pasaman mengirimkan 225 atlet dan menjadi kontingen dengan jumlah atlet terkecil kedua di antara 19 kabupaten/kota peserta. Dari 53 cabor yang dipertandingkan, Pasaman hanya mengikuti 28 cabor.

Meski dengan keterbatasan tersebut, puluhan medali berhasil dibawa pulang. Data perolehan menunjukkan sekitar 30 persen dari total atlet yang diberangkatkan berhasil meraih medali dan naik podium.

Capaian itu menjadi salah satu bahan evaluasi KONI Pasaman, terutama dalam menentukan efektivitas pengiriman atlet, pemetaan potensi cabang olahraga, serta penyusunan program pembinaan untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Ketua Umum KONI Pasaman, SY Ade Herman, mengapresiasi perjuangan atlet dan pelatih yang telah membawa nama daerah di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Namun, ia mengakui hasil akhir klasemen masih menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran pengurus.

Baca Juga:Monitoring Program B2SA di Tanjuang Baringin Selatan, Produk Lokal Didorong Lebih Berdaya Saing

“Kami mengapresiasi perjuangan luar biasa para atlet dan pelatih yang bisa dikatakan bertumpah darah demi bendera Kabupaten Pasaman naik podium. Walaupun secara jumlah atlet kita lebih sedikit dan hasilnya meningkat jauh dari Porprov lalu, kami memohon maaf belum bisa mendongkrak peringkat akhir ke posisi yang lebih signifikan. Ini menjadi evaluasi penting bagi kami,” ujar Ade Herman dalam keterangannya.

Menurut dia, hasil Porprov XVI Sumbar 2026 akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki persiapan kontingen pada penyelenggaraan berikutnya. KONI Pasaman menargetkan pembinaan yang lebih konkret, terperinci, dan tepat sasaran agar potensi atlet di setiap cabang olahraga dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Lebih jauh disampailannya, persiapan menuju Porprov 2028, lanjutnya, perlu dilakukan lebih awal dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing cabor, kualitas sumber daya manusia olahraga, serta kesiapan atlet menghadapi kompetisi.

Dukungan pemerintah daerah juga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah dan KONI diperlukan untuk memperkuat pembinaan, menyediakan fasilitas olahraga yang memadai, serta menunjang kebutuhan latihan dan peningkatan kemampuan atlet.

Katanya, dengan perolehan 67 medali dari 225 atlet yang dikirim, hasil Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi pijakan bagi KONI Pasaman untuk menyusun langkah pembenahan.

“Evaluasi tidak hanya diarahkan pada hasil klasemen, tetapi juga pada efektivitas pembinaan dan kesiapan atlet dalam menghadapi Porprov 2028,”pungkasnya.(02)

Baca Juga:Antisipasi Dampak Kabut Asap, Ketua DPRD Nelfri Asfandi, Bupati Welly Suhery, Wabup Parulian dan Karang Taruna Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat