Padang, Kabarins.com — Sejumlah proyek strategis di Sumatera Barat (Sumbar) menjadi perhatian dalam kunjungan Anggota DPR RI Andre Rosiade bersama Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Gerindra, Verry Mulyadi, dan Dony Oskaria yang Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus merangkap sebagai Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Selasa (27/10). Mulai dari revitalisasi stadion yang puluhan tahun belum direnovasi, pembangunan flyover, prasarana jalan tol, hingga rencana pembukaan kembali jalur kereta api, menjadi bagian dari agenda peninjauan tersebut.
Kunjungan itu diarahkan untuk melihat perkembangan sejumlah proyek infrastruktur sekaligus membahas rencana pengembangan kawasan yang dinilai memiliki peran penting bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Sumbar.
Verry Mulyadi mengatakan, dirinya mendampingi Andre Rosiade dan Doni Oskaria mengunjungi beberapa proyek strategis nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan Stadion GOR Haji Agus Salim yang disebut telah 43 tahun tidak direnovasi.
“Dalam kunjungan ini, kami mendampingi Andre Rosiade dan Doni Oskaria meninjau sejumlah proyek strategis di Sumbar. Salah satunya pembangunan Stadion GOR Haji Agus Salim yang sudah 43 tahun tidak direnovasi,” ujar Verry.
Selain stadion, rombongan juga meninjau pembangunan flyover serta prasarana dan proses prakonstruksi jalan tol pada koridor Sicincin–Bukittinggi. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dalam pembenahan konektivitas antardaerah di Sumbar.
Menurut Verry, perhatian terhadap pembangunan infrastruktur perlu mencakup berbagai sektor, termasuk transportasi darat dan pengembangan fasilitas publik. Karena itu, agenda kunjungan juga membahas rencana pembukaan jalur kereta api Kayu Tanam–Muaro Kalaban.

“Tidak hanya pembangunan jalan dan fasilitas olahraga, kami juga melihat rencana pengembangan transportasi kereta api, termasuk jalur Kayu Tanam–Muaro Kalaban,” katanya.
Baca Juga:Perebutan Piala Bergilir Bupati Pasaman Memanas! Ini Jadwal Lengkap Final Futsal League 2026
Rencana pengembangan jalur kereta api tersebut berkaitan dengan upaya memperkuat konektivitas wilayah. Namun, realisasi pembukaan jalur itu masih memerlukan kejelasan mengenai kajian teknis, kebutuhan anggaran, kesiapan prasarana, serta keputusan dari pihak-pihak yang berwenang.
Di sela-sela kunjungan, rombongan juga diajak Wali Kota Padang untuk melihat pemaparan rencana proyek di kawasan Muaro dan Kota Tua, Kecamatan Padang Selatan.
Kawasan tersebut merupakan bagian dari wilayah bersejarah Kota Padang yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui penataan kawasan, pelestarian bangunan bersejarah, serta penguatan aktivitas ekonomi dan pariwisata.
Verry menyebutkan, pemaparan itu menjadi bagian dari rangkaian pembahasan mengenai rencana pengembangan kawasan perkotaan di Padang.
“Kami juga diajak Wali Kota Padang untuk mendengarkan pemaparan sejumlah rencana proyek di kawasan Muaro dan Kota Tua, Padang Selatan,” ungkapnya.
Kunjungan tersebut mencakup beberapa agenda pembangunan dengan karakter berbeda, mulai dari fasilitas olahraga, infrastruktur jalan, transportasi kereta api, hingga penataan kawasan bersejarah. Tindak lanjut setiap proyek akan bergantung pada perencanaan, kesiapan teknis, dukungan pendanaan, dan kewenangan instansi terkait.(02)





