Pasaman, Kabarins.com – Menjelang libur Idul Fitri 1447 H, pengelola Museum Tuanku Imam Bonjol di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman mulai melakukan sejumlah persiapan guna menyambut meningkatnya jumlah wisatawan selama masa libur Lebaran.
Berbagai langkah persiapan telah dilakukan, seperti membersihkan seluruh area museum, membentuk panitia khusus untuk pengelolaan selama libur Lebaran, serta menata kembali aturan kunjungan bagi wisatawan. Upaya ini dilakukan agar para pengunjung dapat menikmati suasana wisata yang aman, tertib, dan nyaman di salah satu destinasi sejarah penting di Sumatera Barat tersebut.
Pihak pengelola menargetkan jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran tahun ini dapat mencapai sekitar 8.000 orang. Target tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah, khususnya dari sektor pariwisata.
Selain menyuguhkan nilai sejarah dan budaya, kawasan museum juga menawarkan wahana edukatif berupa peragaan benda-benda luar angkasa yang dikemas dalam bentuk planetarium. Fasilitas ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang ingin berwisata sekaligus belajar.
Tidak hanya itu, kawasan halaman Ekuator Bonjol juga akan diramaikan dengan berbagai hiburan yang ditujukan khusus bagi anak-anak, sehingga suasana libur Lebaran di area museum diharapkan menjadi lebih meriah dan menyenangkan.
Para pengunjung juga dapat menikmati beragam kuliner tradisional khas Pasaman yang dijajakan oleh pelaku UMKM setempat. Beberapa di antaranya adalah jajanan khas Bonjol seperti kipang puluik, pario, dan lonyong kariang yang menjadi favorit masyarakat.
Pengelola museum, Deni Yoshenri, berharap momentum libur Lebaran tahun ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung sekaligus mengenal lebih dekat sejarah perjuangan pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol.
“Kami berharap pada libur Lebaran tahun ini jumlah pengunjung semakin meningkat dan Museum Tuanku Imam Bonjol semakin dikenal sebagai destinasi wisata sejarah sekaligus edukasi di Sumatera Barat,” ujarnya. (*02)
BACA JUGA:Bupati Welly Motivasi Siswa di Pesantren Ramadan Unggulan Lubuk Sikaping







