Pasaman, Kabarins.com – Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi warga binaan melalui pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis hilirisasi. Salah satu inovasi yang kini dikembangkan adalah produk “Kacang Dangres” (Kacang Rendang Rasa Enak dan Super) sebagai bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung UMKM berbasis hasil ketahanan pangan.
Kepala Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping, Resman Hanfi, Kamis (2/7/2026), mengatakan bahwa penguatan UMKM tidak hanya berfokus pada proses produksi, tetapi juga pada upaya menciptakan nilai tambah agar produk memiliki daya saing dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.
“Penguatan UMKM tidak hanya dimulai dari proses produksi, tetapi juga dari kemampuan menciptakan nilai tambah. Melalui inovasi seperti Kacang Dangres, kami ingin menghadirkan produk yang berkualitas sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Resman.
Dalam proses pembuatannya, warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian terlibat secara langsung, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pengemasan produk. Seluruh tahapan dilakukan dengan pendampingan petugas guna memastikan kualitas produk tetap terjaga dan layak dipasarkan sebagai salah satu produk unggulan UMKM Rutan Lubuk Sikaping.
Program ini merupakan wujud nyata pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, kegiatan tersebut juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan kepada warga binaan.
“Kacang Dangres” menjadi bukti bahwa proses pembinaan di dalam rutan mampu melahirkan karya yang bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang usaha di masa depan. Melalui pengembangan UMKM yang berkelanjutan, Rutan Lubuk Sikaping berharap warga binaan memiliki bekal keterampilan dan kepercayaan diri untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.
Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
Baca Juga:Ketua DPRD Pasaman Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Polri





