PASAMAN, Kabarins.com – Di balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Lubuk Sikaping, harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik terus dipupuk. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan keagamaan berupa tadarus Al-Qur’an dan pembelajaran Iqro’ yang rutin dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Rutan, Senin (6/7/2026).
Kegiatan yang diikuti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keimanan, memperkuat spiritualitas, sekaligus membentuk karakter yang lebih baik sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping, Resaman Hanafi, mengatakan pembinaan keagamaan merupakan salah satu program penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, perubahan yang sejati tidak hanya dimulai dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari kesadaran hati yang dibangun melalui pendekatan spiritual.
“Melalui kegiatan tadarus dan pembelajaran Iqro’, kami ingin menumbuhkan kecintaan warga binaan terhadap Al-Qur’an. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan mampu menjadi pedoman hidup, membentuk akhlak yang baik, serta membangkitkan semangat untuk memperbaiki diri,” ujar Resaman.
Baca Juga:ASN Pasaman Lolos Seleksi Nasional, Haryadi Resmi Bergabung ke Kementerian Koperasi RI
Ia menjelaskan, pembelajaran diberikan sesuai kemampuan masing-masing warga binaan. Mereka yang telah lancar membaca Al-Qur’an mengikuti tadarus secara bersama-sama, sementara warga binaan yang masih belajar mendapatkan bimbingan membaca Iqro’ secara bertahap.
Menariknya, proses pembelajaran turut melibatkan sesama warga binaan yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik. Pendekatan ini tidak hanya menciptakan suasana belajar yang lebih akrab, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling mengingatkan dalam kebaikan.
Bagi sebagian warga binaan, lembar demi lembar Iqro’ dan lantunan ayat suci Al-Qur’an menjadi awal perjalanan hijrah. Dari tempat yang penuh keterbatasan, mereka belajar memperbaiki diri, menata hati, serta membangun harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna di masa depan.
Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Rutan Kelas IIB Lubuk Sikaping menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek pembinaan hukum, tetapi juga menyentuh sisi spiritual dan moral. Harapannya, setiap warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih beriman, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, lingkungan, dan bangsa. (*02)
Baca Juga:Mahasiswa Unand Mulai Ekspedisi Andalas 2026, Bupati Pasaman: Pengabdian Harus Hadir Membawa Harapan





