Pasaman, Kabarins.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman menggelar Pembinaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) se-Kabupaten Pasaman. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, S.Pd., M.Pd.
Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola satuan pendidikan dalam mengelola dana BOSP secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, Dinas Pendidikan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, yakni Kantor Pelayanan Pajak, Inspektorat Kabupaten Pasaman, serta Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasaman. Para peserta dibekali materi mengenai aspek perpajakan, pengawasan, hingga mekanisme pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah.
Dalam sambutannya, Muslim menegaskan pentingnya penerapan tata kelola pendidikan yang baik (good school governance) dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Menurutnya, lembaga PAUD maupun PNF harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar pelayanan pendidikan semakin efektif dan berkualitas.
Baca Juga:Bupati, Wabup dan BAZNAS Pasaman Salurkan Bantuan kepada Dua Keluarga Korban Kebakaran
“Kita harus bergerak cepat menyelaraskan tata kelola satuan pendidikan dengan perkembangan zaman. Mutu pelayanan pendidikan harus berbanding lurus dengan kemampuan kita dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengelolaan lembaga pendidikan,” ujar Muslim.
Selain mendorong digitalisasi tata kelola, ia juga mengingatkan seluruh kepala satuan pendidikan dan pengelola PNF agar mengelola dana BOSP secara tertib, transparan, dan berpedoman pada petunjuk teknis (Juknis) BOSP serta regulasi yang berlaku.
“Transparansi adalah kunci. Setiap rupiah dana BOSP harus dipertanggungjawabkan sesuai aturan. Dengan tata kelola yang baik dan administrasi yang tertib, kita optimistis mutu pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal di Kabupaten Pasaman akan terus meningkat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman berharap seluruh pengelola PAUD dan PNF memiliki pemahaman yang sama dalam pengelolaan dana BOSP, mampu meminimalkan kesalahan administrasi, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman dalam memperkuat tata kelola pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan bagi masyarakat.
Baca Juga:Pasaman Bidik Peningkatan Indeks Pembangunan Statistik, Sekda Optimistis Nilai EPSS 2026 Meningkat





