Pasaman, Kabarins.com – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 sekaligus mendukung Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Teddy Martha, SSTP, MH, mengimbau seluruh Wali Nagari se-Kabupaten Pasaman untuk mengoptimalkan peran PKAN (Pusat Kreativitas Anak Nagari) sebagai motor penggerak berbagai kegiatan peringatan HUT RI di masing-masing nagari.
Imbauan tersebut bertujuan mendorong seluruh elemen masyarakat agar turut berpartisipasi dalam memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan dengan tetap mengedepankan semangat gotong royong, pelestarian adat istiadat, budaya lokal, serta pemberdayaan masyarakat.
Kepala DPM Kabupaten Pasaman, Teddy Martha, mengatakan bahwa momentum HUT RI bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya daerah, dan membangun kreativitas generasi muda melalui berbagai kegiatan positif di tingkat nagari.
“Melalui PKAN, kita ingin peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mampu memperkuat nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan kecintaan terhadap adat, budaya, dan kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Pasaman,” ujar Teddy Martha ke awak media Rabu (5/7/2026).
Dalam imbauan tersebut, DPM Kabupaten Pasaman meminta seluruh Wali Nagari untuk melaksanakan beberapa langkah strategis, di antaranya:
Mengoptimalkan peran kelembagaan PKAN dalam menyemarakkan peringatan HUT RI ke-81 di masing-masing nagari.
Mendorong dan memfasilitasi PKAN menyelenggarakan berbagai kegiatan yang edukatif, kreatif, inovatif, serta berlandaskan nilai-nilai adat dan budaya lokal.
Memprioritaskan pelaksanaan kegiatan seni budaya, permainan tradisional, kegiatan adat, hingga olahraga masyarakat pada setiap malam resepsi maupun rangkaian hiburan peringatan HUT RI.
Melibatkan seluruh unsur masyarakat, seperti Kerapatan Adat Nagari (KAN), Bundo Kanduang, Karang Taruna, pemuda, sanggar seni, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen lainnya sesuai kondisi dan potensi nagari masing-masing.
Menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan secara tertulis kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman yang dilengkapi dokumentasi kegiatan paling lambat 31 Agustus 2026.
Menurut Teddy Martha, keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan peringatan Hari Kemerdekaan yang meriah, bermakna, dan mampu mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Semangat gotong royong dan kebersamaan harus terus kita hidupkan. Mari kita jadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum membangun Pasaman yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan melalui pelestarian budaya, penguatan kreativitas anak nagari, serta kecintaan terhadap Indonesia,” tutup Teddy Martha.
Melalui gerakan bersama ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap seluruh nagari dapat menghadirkan peringatan HUT RI yang semarak, bernilai edukatif, memperkuat identitas budaya lokal, serta menjadi wadah mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat di seluruh Kabupaten Pasaman. (*02)
Baca Juga:Rakor Kepala Daerah, Bupati Welly Tegaskan Komitmen Pasaman Dukung Percepatan Sertifikasi Halal





