PASAMAN, Kabarins.com — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, menggelar Lomba Solo Song Lagu Minang dengan tema “Manjapuik Nan Tingga, Malungguakan Nan Taserak”, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi wadah unjuk bakat sekaligus upaya melestarikan seni dan budaya Minangkabau di tengah arus zaman.
Ketua Bundo Kanduang Nagari Panti Selatan, Bundo Elli, mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda dan orang tua, untuk terus mengenalkan adat dan budaya Minangkabau kepada generasi penerus.
“Jangan pernah lelah menyampaikan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah kepada anak cucu kita. Jadikan lomba ini ajang silaturahmi dan penyaluran bakat yang positif, menuju Pasaman yang bangkit, maju, berkarakter, dan berkelanjutan,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Wali Nagari Panti Selatan sekaligus Payuang Panji Panti Selatan, Didi Al Amin, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang diikuti 16 peserta dari empat kejorongan di wilayah tersebut.
Menurutnya, kegiatan seni dan budaya seperti lomba Solo Song Lagu Minang sangat selaras dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam mengembangkan potensi anak nagari melalui lembaga Pusat Kreativitas Anak Nagari (PKAN).
“Kami atas nama Pemerintah Nagari sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena kegiatan ini sangat selaras dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Pasaman, khususnya dalam mengembangkan potensi-potensi anak nagari melalui lembaga Pusat Kreativitas Anak Nagari,” kata Didi Al Amin.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyukseskan program Nagari Creative Hub (NCH) Panti Selatan. Panti Selatan diketahui menjadi salah satu nagari yang ditetapkan sebagai lokus program NCH oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2026.
“Dari seluruh Sumatera Barat, hanya ada 10 nagari yang ditetapkan sebagai lokus program NCH tahun 2026. Alhamdulillah, Nagari Panti Selatan menjadi satu-satunya nagari di Kabupaten Pasaman yang ditetapkan,” jelasnya.
Melalui program tersebut, Nagari Panti Selatan memperoleh sejumlah dukungan untuk menunjang pengembangan ekonomi kreatif masyarakat, di antaranya akses internet gratis dengan kapasitas 300 Mbps per bulan serta pembangunan gedung sanggar dan Medan Nan Bapaneh pada tahun ini.
“Semua itu diberikan pemerintah provinsi untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat Nagari Panti Selatan,” ujar Didi.
Ia berharap dukungan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengembangkan kreativitas, bakat dan potensi yang dimiliki. (*02).





