Nagari Tanjung Beringin Latih Masyarakat Olah Limbah Organik Jadi Pupuk Kompos

Wali Nagari Tanjung Beringin, Ronal Yulmasri, bersama peserta mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan pupuk kompos di Aula Nagari Tanjung Beringin, Kabupaten Pasaman, Selasa (27/10/2026). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mewujudkan nagari mandiri.

Pasaman, Kabarins.com – Pemerintah Nagari Tanjung Beringin, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menggelar pelatihan pembuatan pupuk kompos sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi sektor pertanian.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Nagari Tanjung Beringin, Selasa (27/10/2026), ini bertujuan mendorong pemanfaatan limbah organik sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan dan mewujudkan nagari yang mandiri.

Wali Nagari Tanjung Beringin, Ronal Yulmasri, mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik menjadi pupuk kompos yang memiliki nilai guna.

Wali Nagari Tanjung Beringin, Ronal Yulmasri, bersama peserta mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan pupuk kompos di Aula Nagari Tanjung Beringin, Kabupaten Pasaman, Selasa (27/10/2026). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mewujudkan nagari mandiri.

Menurutnya, pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku pupuk kompos dapat menjadi solusi dalam mengurangi limbah sekaligus menyediakan alternatif pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat.

“Dengan pelatihan ini, masyarakat bisa menjadikan limbah organik menjadi pupuk kompos yang bernilai guna, serta mendukung pertanian masyarakat berkelanjutan dan mewujudkan nagari mandiri,” ujar Ronal.

Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengolah limbah organik di lingkungan masing-masing dan memanfaatkannya untuk kebutuhan pertanian.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kelompok tani se-Nagari Tanjung Beringin. Turut hadir perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Kepala Bidang Keuangan dan Aset DPM, koordinator pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), pendamping desa (PD), serta pendamping lokal desa (PLD).

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Nagari Tanjung Beringin mendorong peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara produktif. Pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk kompos diharapkan dapat mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat nagari. (02).