Warga Bonjol Sampaikan Aspirasi Pembangunan, Donizar Tindak Lanjuti

RESES: Anggota DPRD Sumbar Donizar berdialog dengan masyarakat saat reses di Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Rabu (19/8/2026). Sejumlah aspirasi pembangunan disampaikan warga dalam agenda tersebut.

Pasaman, Kabarins.com — Beragam persoalan pembangunan disampaikan masyarakat Kecamatan Bonjol kepada Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PKB, Donizar, saat menggelar reses di Nagari Ganggo Mudiak, Rabu (19/8/2026). Mulai dari kebutuhan sarana pendidikan, infrastruktur pertanian hingga penanganan bantaran sungai menjadi aspirasi yang disampaikan dalam agenda tersebut.

Reses menjadi ruang bagi Donizar untuk berdialog langsung dengan masyarakat dan menyerap kebutuhan yang berkembang di tingkat nagari. Sejumlah kepala sekolah, tokoh masyarakat, petani, wali nagari dan masyarakat hadir menyampaikan aspirasi secara langsung.

Wakil Bupati Pasaman Parulian yang turut hadir mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Ia meminta masyarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan.

“Masyarakat manfaatkanlah momen ini untuk menyampaikan aspirasi,” ujar Parulian.

Menurutnya, reses anggota DPRD Sumbar memiliki arti penting karena aspirasi masyarakat yang dihimpun dapat menjadi bahan perjuangan dalam kebijakan dan pembangunan di tingkat provinsi.

“Kami sengaja hadir dalam reses ini. Karena reses berdampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya.

Parulian berharap Donizar terus membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Pasaman di DPRD Sumbar. Ia juga menilai komunikasi langsung dengan masyarakat penting untuk mengetahui kebutuhan pembangunan secara lebih nyata.

“Perlu kita satu arah, satu langkah dengan Bapak Donizar untuk Pasaman ini,” ujarnya.

Baca Juga:Kejari Pasaman Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara Inkracht, Bupati Welly: Penindakan Narkotika Harus Dibarengi Pencegahan

Kepala Sekolah Sampaikan Kebutuhan

Dalam dialog tersebut, aspirasi datang dari berbagai sektor. Kepala SD, Munar, menyampaikan kebutuhan sekolahnya terhadap perangkat komputer untuk menunjang kegiatan pendidikan.

Sementara Kepala SMKN 1 Bonjol, Muklis, menyampaikan apresiasi atas pembangunan bronjong di bantaran sungai yang dilakukan tahun sebelumnya. Ia mengatakan pembangunan tersebut terbukti membantu melindungi sekolah ketika banjir bandang terjadi.

“Seminggu bronjong selesai, datang banjir bandang. Alhamdulillah, sekolah tidak terdampak banjir itu,” ujar Muklis.

Namun, pihak sekolah masih mengharapkan adanya normalisasi bantaran sungai yang berada dekat dengan lingkungan sekolah. Aspirasi tersebut disampaikan agar aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman.

Selain bidang pendidikan, masyarakat yang berprofesi sebagai petani juga menyampaikan kebutuhan pembangunan jalan usaha tani di salah satu kawasan penghasil pisang di Bonjol. Infrastruktur tersebut diharapkan mendukung akses menuju lahan dan aktivitas ekonomi petani.

Donizar dalam reses tersebut memilih berdialog langsung dengan masyarakat. Suasana pertemuan berlangsung terbuka, dengan masyarakat dan kepala sekolah bergantian menyampaikan aspirasi.

Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi Donizar untuk diperjuangkan melalui kewenangannya di DPRD Sumbar.

Untuk aspirasi normalisasi bantaran sungai di sekitar SMKN 1 Bonjol, Donizar menyatakan akan memberikan perhatian dan menjadikannya salah satu prioritas. Ia kemudian langsung meninjau lokasi bersama Kepala SMKN 1 Bonjol.

Reses tersebut turut dihadiri Asisten III Roichard, Kepala DPM Teddy Marta, sejumlah wali nagari, kepala sekolah se-Kecamatan Bonjol, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.(*02)

Baca Juga:Visualoka Meriahkan HUT ke-81 RI, Nagari Tanjung Beringin Utara Resmikan Pusat Kreativitas Anak Nagari