Penanganan Darurat PT. Nindya Karya Redam Arus Lubuk Minturun Efektif

Padang, Kabarins.com — Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat penanganan dampak banjir besar yang melanda Kota Padang. Salah satu lokasi prioritas berada di aliran Sungai Batang Air Dingin, tepatnya di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Kototangah, yang sebelumnya terdampak cukup parah akibat derasnya arus air.

Penanganan darurat di lokasi tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, dengan melibatkan perusahaan BUMN PT Nindya Karya. Fokus utama pekerjaan adalah pemasangan bronjong, yakni struktur kawat berisi batu yang berfungsi memperkuat tebing sungai sekaligus menahan tekanan arus guna mencegah pengikisan lebih lanjut.

Di sepanjang bantaran sungai, aktivitas pengerjaan berlangsung intensif. Sejumlah alat berat seperti ekskavator dan buldoser dioperasikan untuk mengangkut material batu, menyusun bronjong, serta memperkuat akses kerja di medan yang cukup menantang.

Deru alat berat berpadu dengan aliran sungai yang masih deras, menggambarkan upaya percepatan pemulihan pascabencana. Para pekerja terlihat sigap menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja.

Baca Juga:Perumda Tirta Saiyo Pasaman Masuk Pilot Project Anti Korupsi BPKP, Perkuat Tata Kelola Berintegritas

Mandor PT Nindya Karya, Novriansyah, mengatakan penanganan darurat yang dilakukan sejauh ini menunjukkan hasil yang positif. Meski intensitas hujan masih cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir, struktur bronjong yang telah dipasang mampu bertahan dengan baik.

“Ini menjadi indikator bahwa langkah mitigasi yang dilakukan cukup efektif dalam mengurangi risiko pengikisan tebing sungai serta melindungi kawasan permukiman dari ancaman banjir susulan,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya tersebut tidak hanya sebagai respons darurat, tetapi juga bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan infrastruktur terhadap bencana.

“Selain itu, langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai,” pungkasnya. (*02)

Baca Juga:Rutan Lubuk Sikaping Tegaskan Komitmen Zero HALINAR, Perkuat Pengawasan dan Integritas Petugas