Pasaman, Kabarins.com — Dalam rangka mengisi kegiatan Pesantren Ramadan, Puskesmas Cubadak melalui tim Promosi Kesehatan (Promkes) Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman memberikan penyuluhan kesehatan kepada para siswa SMPN 2 Dua Koto, Kecamatan Dua Koto, Selasa (10/03/2026).
Kegiatan penyuluhan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Cubadak, Ns. Gusti Amrita, S.Kep, bersama tim Promkes Puskesmas Cubadak. Kegiatan ini juga didampingi oleh Kepala SMPN 2 Dua Koto, Nopiarni, serta diikuti oleh para siswa yang sedang menjalani program Pesantren Ramadan di sekolah tersebut.
Dalam penyuluhannya, tim kesehatan menyampaikan edukasi kepada para siswa mengenai bahaya perilaku menyimpang dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di kalangan remaja. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga pergaulan yang sehat, membangun karakter yang baik, serta membentengi diri dengan nilai-nilai agama.
Kepala Puskesmas Cubadak, Ns. Gusti Amrita, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pelajar agar mampu menghindari berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan Pesantren Ramadan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga diri, memilih pergaulan yang baik, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Juga:Ramadan Perdana Kepemimpinan Dianita Maulin, BKOW Sumbar Salurkan Ratusan Bantuan Paket Sembako
Dalam penyampaian materi, para siswa juga diajak memahami bahwa Islam telah memberikan pedoman yang jelas dalam memilih pergaulan yang sehat. Salah satunya sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 119 yang mengajak umat beriman untuk bertakwa kepada Allah dan bergaul dengan orang-orang yang jujur dan benar.
Selain itu, dalam Surah An-Nur ayat 30–31 juga dijelaskan perintah bagi laki-laki dan perempuan untuk menjaga pandangan serta memelihara kehormatan diri, sebagai upaya menghindari pergaulan bebas dan perilaku yang tidak sesuai dengan norma agama dan sosial.
Secara keseluruhan, Islam mengajarkan bahwa perilaku menyimpang harus dihindari dengan memperkuat hubungan dengan Allah (habluminallah) serta menjaga hubungan baik dengan sesama manusia (habluminannas). Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kegiatan penyuluhan ini disambut antusias oleh para siswa dan pihak sekolah, yang berharap edukasi kesehatan dan pembinaan karakter seperti ini dapat terus dilakukan untuk membentuk generasi muda yang sehat, berakhlak, dan berprestasi. (*02)







