Padang, Kabarins.com – Penilaian Padang Rancak Award 2026 memasuki tahapan ketiga. Sebanyak 300 mahasiswa dari Universitas Ekasakti (UNES) akan turun langsung ke tengah masyarakat untuk melakukan penilaian di 600 rukun tetangga (RT) di Kota Padang.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, ratusan mahasiswa lintas fakultas tersebut mengikuti pembekalan dari tim penilai selama dua hari, 20–21 April 2026, di Gedung Rektorat dan Fakultas Hukum UNES.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang melalui Kepala Bidang Program Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan, Fuad Syukri, mengatakan pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman teknis kepada para mahasiswa sebagai verifikator.
“Selama dua hari ini kita berikan edukasi teknis penilaian kepada seluruh mahasiswa yang akan turun ke lapangan,” ujar Fuad, Selasa (21/4/2026).
Selain materi teknis penilaian, mahasiswa juga dibekali kemampuan wawancara dan dokumentasi guna menunjang proses verifikasi di lapangan.
Fuad menjelaskan, para mahasiswa akan melakukan penilaian selama empat hari, yakni 22 hingga 25 April 2026. Mereka dijadwalkan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Kampus UNES, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam program ini memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dan integritas penilaian.
“Padang Rancak Award bukan sekadar kompetisi, tetapi upaya masif dalam meningkatkan kualitas lingkungan. Kehadiran akademisi dan mahasiswa sebagai verifikator akan menjaga objektivitas penilaian,” katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd, didampingi Sekretaris Yayasan Perguruan Tinggi Padang (YPTP), Dr. Jusmita Weriza, M.Kom, menegaskan komitmen kampus dalam mendukung program pemerintah daerah.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan penilaian berjalan objektif, transparan, dan berbasis akademis. Kami tentu sangat mendukung dan berharap program ini terus berkelanjutan,” ujarnya.
Ketua panitia, Harry Setia Hadi, S.Kom., M.Kom., menambahkan bahwa pembekalan atau coaching dilakukan untuk menyamakan persepsi tim verifikator dalam menilai titik-titik lokasi lomba.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara DLH Kota Padang dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNES, yang melibatkan Program Studi Ilmu Hukum dan Program Studi Administrasi Akuntansi. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh pimpinan universitas sebagai bentuk komitmen terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Padang Rancak Award 2026 melibatkan unsur akademisi, jurnalis, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Program ini merupakan lomba kebersihan lingkungan yang sebelumnya sukses digelar pada 2025.
Keberhasilan pelaksanaan program tersebut turut berkontribusi terhadap capaian Kota Padang yang berhasil meraih peringkat kedelapan sebagai kota terbersih di Indonesia. (*02)
Baca Juga:Penanganan Darurat PT. Nindya Karya Redam Arus Lubuk Minturun Efektif





