PASAMAN, Kabarins.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman terus memperkuat kapasitas dan sinergi di bidang intelijen sebagai bagian dari upaya mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas daerah. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Senin (10/8/2026).
Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Hendi Arifin, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Intelijen Riki Supriadi, S.H., menerima kunjungan Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Nelfri Asfandi, M.Pt. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Video Conference Kejaksaan Negeri Pasaman.
FGD tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman, wawasan, serta kapasitas insan intelijen dalam menjalankan tugas dan fungsi kejaksaan, khususnya dalam bidang intelijen.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, peserta membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas intelijen, termasuk dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat serta berbagai potensi persoalan yang dapat memengaruhi stabilitas daerah.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif antara Kejari Pasaman dengan unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Hendi Arifin, menekankan pentingnya penguatan fungsi intelijen dalam mendukung pelaksanaan tugas kejaksaan. Intelijen memiliki peran penting dalam memberikan informasi dan pemetaan terhadap berbagai perkembangan yang terjadi di masyarakat.
Baca Juga:Kendaraan Non-BA Didorong Segera Mutasi Pemutihan Pajak Kendaraan, Dimulai Berakhir 31 Desember
Melalui penguatan kapasitas tersebut, jajaran kejaksaan diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi permasalahan yang dapat berkembang menjadi persoalan hukum maupun gangguan terhadap stabilitas daerah.
Sinergi dengan lembaga legislatif dan pemangku kepentingan daerah juga dinilai penting untuk menciptakan pertukaran informasi yang konstruktif serta mendukung penyelesaian berbagai persoalan secara tepat dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi mengapresiasi pelaksanaan FGD tersebut. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara DPRD dengan Kejaksaan sangat penting dalam mendukung terciptanya pemerintahan daerah yang baik, sekaligus memastikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat disikapi secara tepat dan sesuai ketentuan hukum.
“Sinergi dan komunikasi antarlembaga harus terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik, berbagai potensi persoalan dapat dideteksi lebih awal dan dicarikan solusi secara bersama-sama demi kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Pasaman,” ujarnya.
Sementara itu, FGD tersebut juga membahas penguatan fungsi intelijen kejaksaan, khususnya dalam pengumpulan informasi, pemetaan perkembangan situasi, pencegahan, dan deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan. Melalui sinergi antara Kejari Pasaman, DPRD, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan tercipta kondisi daerah yang aman, tertib, kondusif, serta mendukung keberlangsungan pembangunan dan kepentingan masyarakat Pasaman.
FGD bersama Ketua DPRD Pasaman ini sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung pembangunan daerah yang aman, tertib, dan kondusif.
Dengan terbangunnya komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat, Kejari Pasaman diharapkan dapat menjalankan fungsi intelijen secara lebih optimal, terutama dalam aspek pengumpulan informasi, pemetaan potensi kerawanan, pencegahan, serta deteksi dini.
Kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan sekaligus memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, lembaga legislatif, dan pemangku kepentingan di Kabupaten Pasaman.
Pada akhirnya, penguatan sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya penegakan hukum yang profesional serta ikut menjaga kondusivitas dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Pasaman.(*02)
Baca Juga:Semarak HUT RI ke-81, Nagari Aia Manggih Barat Gelar AMB Silaturupa III





