Danrem 032/Wirabraja Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Bonjol, Bukti Nyata Sinergi TNI dan Pemerintah Bangkitkan Akses Masyarakat Pasaman

Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A. didampingi Bupati Pasaman Welly Suhery, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, Forkopimda, serta jajaran Korem 032/Wbr saat meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Kamis (30/7/2026). Jembatan tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat pascabencana hidrometeorologi.

Pasaman, Kabarins.com – Penantian panjang masyarakat Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman akhirnya terjawab. Jembatan Perintis Garuda yang dibangun oleh TNI melalui program Jembatan Perintis Garuda Tahap III resmi diresmikan oleh Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., Kamis (30/7/2026).

Peresmian jembatan tersebut menjadi simbol bangkitnya konektivitas masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang sempat memutus akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, Ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi, Sekda Pasaman Yudesri, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 032 PD I/Bukit Barisan Kolonel Caj (K) Fasda Wina (Ny. Fasda Aji Mimbarno), Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, Sekretaris Daerah Yudesri, unsur Forkopimda, Kasilog Kasrem 032/Wbr Kolonel Czi. Bambang Irawan, Kasiter Kasrem 032/Wbr Letkol Kav. Dicko Irawan Kusuma, Dantim Intel Korem 032/Wbr Mayor Inf. Sukri, Kapenrem 032/Wbr Mayor Inf. Yandra, personel Penrem 032/Wbr, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Menurutnya, jembatan tersebut merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini terdampak bencana hidrometeorologi sehingga akses transportasi menjadi terganggu.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, TNI, khususnya Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Pasaman. Jembatan ini menjadi harapan baru bagi warga dalam meningkatkan mobilitas dan perekonomian,” ujar Welly.

Baca Juga:Tradisi Pedang Pora Sambut Kapolres Baru, AKBP Adirawa Resmi Pimpin Polres Pasaman

Sementara itu, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya dalam laporannya menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang terdampak bencana.

Berdasarkan laporan pembangunan, di wilayah Kabupaten Pasaman telah dibangun tiga unit Jembatan Perintis Garuda. Salah satunya berada di Jorong Kampung Alai, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, dengan panjang sekitar 150 meter, lebar 1,2 meter, bertipe jembatan gantung, yang dikerjakan sejak 13 Februari hingga 3 April 2026.

Pembangunan jembatan tersebut melibatkan personel TNI, tenaga ahli, serta partisipasi aktif masyarakat setempat melalui semangat gotong royong.

Dalam sambutannya, Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A. menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan bukan hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Jembatan ini adalah simbol pengabdian TNI kepada rakyat. Semoga dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Danrem.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, dilanjutkan peninjauan langsung ke jembatan bersama seluruh tamu undangan.

Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda tersebut, masyarakat Bonjol kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan layak, sekaligus menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Pasaman, dan TNI dalam membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*02)

Baca Juga:Bawaslu Kabupaten Pasaman Perkuat Tata Kelola Melalui Implementasi Reformasi Birokrasi