Pasaman, Kabarins.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman terus mengintensifkan proses pengusulan program revitalisasi Sekolah Dasar (SD) dengan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan administrasi serta kondisi sarana dan prasarana yang akan diajukan dalam program tersebut.
Sebagai bagian dari upaya percepatan tersebut, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Desrianti melakukan kunjungan ke SD Negeri 09 Tarung-Tarung, Kecamatan Rao, Sabtu (7/3/2026).
Kunjungan ini bertujuan meninjau secara langsung kondisi fasilitas sekolah sekaligus membahas kesiapan dokumen dalam pengusulan revitalisasi.
Dalam kesempatan itu, Desrianti berdialog dengan pihak sekolah mengenai berbagai kebutuhan perbaikan fasilitas pendidikan, mulai dari kondisi ruang belajar hingga kelengkapan administrasi yang menjadi persyaratan dalam pengajuan program revitalisasi.
Kepala SD Negeri 09 Tarung-Tarung, Risnawati, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman. Ia berharap sekolah yang dipimpinnya dapat menjadi salah satu prioritas dalam program revitalisasi sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan efektif bagi para siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, M.Pd, menegaskan bahwa pemerintah daerah menargetkan lebih banyak sekolah di wilayah Pasaman mendapatkan program revitalisasi pada tahun 2026.
“Pada tahun 2026 kita menargetkan semakin banyak sekolah di Pasaman memperoleh program revitalisasi. Oleh karena itu, proses pengusulan terus dipercepat dan seluruh persyaratan administrasi harus dipastikan lengkap,” ungkapnya.
Melalui langkah proaktif dengan turun langsung ke lapangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap semakin banyak sekolah yang mendapatkan perhatian pembangunan. Dengan demikian, kualitas pendidikan serta kenyamanan lingkungan belajar bagi para siswa di Pasaman dapat terus meningkat. (*02)
BACA JUGA:Kejari Pasaman Gelar “OMJAK”, Edukasi Hukum untuk Masyarakat di Bulan Ramadan







