Pasaman, Kabarins.com – Semangat melestarikan seni dan budaya lokal terus digelorakan di Nagari Tanjung Beringin, Kabupaten Pasaman. Melalui Festival Seni Anak Nagari Tanjung Beringin 2026, masyarakat diajak menjadikan seni budaya sebagai bagian penting dalam kehidupan generasi muda.
Mengusung tema “Harmoni Tanjuang Baringin: Budaya Lestari, Anak Nagari Berkreasi”, festival tersebut dilaksanakan selama dua hari, 8–9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak nagari untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengenal dan mencintai warisan seni budaya daerah.
Wali Nagari Tanjung Beringin, Ronal Yulmasri, mengatakan festival tersebut sejalan dengan salah satu program unggulan Bupati Pasaman, khususnya Pusat Kreativitas Anak Nagari (PKAN).
“Festival Seni Anak Nagari Tanjung Beringin dengan tema Harmoni Tanjung Baringin, Budaya Lestari, Anak Nagari Berkreasi ini selaras dengan program unggulan Bupati Pasaman, yaitu PKAN,” ujar Ronal.
Baca Juga:Kobarkan Semangat Kemerdekaan, Karutan Lubuk Sikaping Buka Pekan Olahraga WBP

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga sarana untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada generasi muda.
Ia berharap keberadaan festival dapat membuat generasi penerus tidak melupakan seni dan budaya yang diwariskan para pendahulu.
“Dengan adanya kegiatan ini, semoga generasi kita tidak pernah lupa dengan seni budaya dan semakin mencintai seni budaya yang kita miliki,” harapnya.
Ronal menambahkan, Festival Seni Anak Nagari Tanjung Beringin akan diarahkan menjadi agenda tahunan PKAN. Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi wadah bagi anak nagari untuk terus berkarya.
Festival ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Kreativitas generasi muda diharapkan tumbuh tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.
Melalui semangat “Budaya Lestari, Anak Nagari Berkreasi”, Nagari Tanjung Beringin menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar menjaga warisan masa lalu, tetapi juga mempersiapkan generasi masa depan agar mampu mengenal, mencintai, dan mengembangkan budaya daerah dengan cara yang kreatif. Harapan Wali Nagari Tanjung Beringin Ronal Yumasri.(*02)





