Bupati Pasaman Ikuti Expose Implementasi Manajemen Talenta ASN di BKN Jakarta

Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Sekda Yudesri, Kepala BKPSDM Deswin Adia Putra dan Tim Teknis mengikuti expose implementasi Manajemen Talenta ASN di Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Jakarta, Kabarins.com – Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Yudesri, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pasaman Deswin Adia Putra serta Tim Teknis mengikuti pelaksanaan expose implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman mempersiapkan dan memperkuat penerapan manajemen talenta ASN sebagai sistem pengelolaan sumber daya aparatur yang berbasis pada kompetensi, potensi, kinerja dan kebutuhan organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk terus melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya aparatur. Manajemen talenta dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan ASN ditempatkan dan dikembangkan sesuai dengan kompetensi serta potensi yang dimiliki.

Menurutnya, penerapan manajemen talenta tidak hanya berkaitan dengan pengembangan karier ASN, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menghadirkan birokrasi yang profesional, berkinerja tinggi dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat daerah dalam mendukung implementasi manajemen talenta, sehingga kebijakan tersebut dapat berjalan secara terarah dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kinerja pemerintahan daerah.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Pasaman Deswin Adia Putra dalam kegiatan expose tersebut memaparkan berbagai kesiapan dan langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam membangun Manajemen Talenta ASN.

Baca Juga:Dugaan Pencabulan Anak di Rao, Kasus masih Simpang Siur, Polisi Temukan Sejumlah Kejanggalan

Paparan tersebut mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari kebijakan, kelembagaan, pemetaan dan identifikasi talenta, pengembangan kompetensi, manajemen karier, hingga strategi retensi dan pemanfaatan talenta ASN.

Deswin menjelaskan, pembangunan manajemen talenta diarahkan untuk memastikan tersedianya ASN yang memiliki kompetensi dan potensi sesuai dengan kebutuhan organisasi. Pemetaan talenta menjadi salah satu tahapan penting agar pemerintah daerah memiliki basis data yang dapat digunakan dalam pengembangan karier dan penempatan ASN secara lebih objektif.

Selain itu, pengembangan kompetensi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem tersebut. ASN yang teridentifikasi memiliki potensi dan kinerja baik diharapkan mendapatkan ruang pengembangan yang sesuai, sehingga mampu memberikan kontribusi optimal bagi organisasi.

Implementasi manajemen talenta juga diharapkan dapat memperkuat sistem manajemen karier ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Dengan sistem yang terukur dan berbasis data, pengembangan karier dapat dilakukan secara lebih terarah, transparan dan sesuai kebutuhan organisasi.

Kegiatan expose di BKN tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mendapatkan masukan dan penguatan terhadap kesiapan implementasi Manajemen Talenta ASN.

Pemerintah Kabupaten Pasaman berkomitmen menjadikan manajemen talenta sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang adaptif, profesional dan berorientasi pada kinerja, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Melalui penerapan manajemen talenta yang terencana dan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap dapat mengoptimalkan potensi ASN, memperkuat kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan profesional. (*02).

Baca Juga:Kadisdik Pasaman Muslim Bekali 38 Sekolah Penerima BOSP Kinerja 2026 Susun RKAS