Reses Donizar di Ladang Panjang Barat Dipadati Warga, Aspirasi Infrastruktur hingga Kesenian Mengemuka

Ratusan warga menghadiri reses anggota DPRD Sumbar dari Fraksi PKB Donizar di Aula Kantor Wali Nagari Ladang Panjang Barat, Kecamatan Tigo Nagari, Pasaman, Kamis (20/8). Aula tak mampu menampung seluruh masyarakat yang datang untuk menyampaikan aspirasi.

Pasaman, Kabarins.com — Aula Kantor Wali Nagari Ladang Panjang Barat, Kecamatan Tigo Nagari, dipadati masyarakat saat anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Donizar, melaksanakan kegiatan reses, Kamis (20/8/2026). Tingginya antusiasme warga bahkan membuat sebagian peserta harus mengikuti kegiatan dari luar aula.

Reses tersebut turut dihadiri Kapolsek Tigo Nagari, Camat Tigo Nagari, sejumlah wali nagari, tokoh masyarakat, serta unsur masyarakat lainnya. Kegiatan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.

Dalam kesempatan itu, Donizar menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya melalui lembaga legislatif.

“DPRD hadir untuk masyarakat. Salah satu tugas kami adalah menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya melalui lembaga DPRD,” ujar Donizar.

Baca Juga:Bersinergi untuk Layanan Semakin Baik, Karutan Lubuk Sikaping Hadiri Forum Konsultasi Publik KPPN

Selain menyerap aspirasi pembangunan, Donizar juga memberikan edukasi politik kepada masyarakat, khususnya mengenai bahaya praktik politik uang. Ia mengingatkan warga agar tidak menjadikan pemberian uang sebagai dasar dalam menentukan pilihan politik karena dinilai dapat berdampak buruk terhadap kualitas demokrasi dan pembangunan daerah.

“Yang membuat buruk daerah atau nagari itu adalah politik uang,” tegasnya.

Memasuki sesi penyampaian aspirasi, warga secara bergantian menyampaikan berbagai kebutuhan. Aspirasi yang mengemuka antara lain pembangunan dan perbaikan jalan usaha tani yang dinilai penting untuk mendukung aktivitas pertanian serta mobilitas masyarakat.

Warga juga mengusulkan peningkatan akses jalan menuju sekolah agar aktivitas pendidikan anak-anak dapat berjalan lebih baik. Selain itu, masyarakat menyampaikan kebutuhan bantuan untuk surau guna menunjang kegiatan keagamaan.

Di bidang sosial dan budaya, warga berharap adanya dukungan terhadap kesenian tradisional, salah satunya bantuan seragam untuk kegiatan silat.

Donizar menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan reses untuk selanjutnya dibawa dan diperjuangkan sesuai kewenangannya sebagai anggota DPRD Sumbar. (*02).

Baca Juga:Bupati Pasaman Tinjau Sekolah, Puskesmas dan Pasar Inpres Padang Gelugur