Kejari Pasaman: Maulid Nabi 1448 H, Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah dan Menguatkan Integritas Pengabdian

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Hendi Arifin, S.H., M.H. bersama Ketua IAD Daerah Pasaman Ny. Winta Hendi menyampaikan ucapan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Momentum tersebut menjadi pengingat untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan amanah dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pasaman, Kabarins.com — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum penuh makna bagi keluarga besar Kejaksaan Negeri Pasaman untuk memperkuat keimanan, meneguhkan integritas, serta menumbuhkan semangat keteladanan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Peringatan yang bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 H tersebut tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk mengenang sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Hendi Arifin, S.H., M.H., bersama Ketua IAD Daerah Pasaman, Ny. Winta Hendi, mengajak seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Pasaman menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai sumber inspirasi dan landasan moral dalam melaksanakan amanah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai luhur yang dicontohkan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian, keadilan, dan kasih sayang, memiliki relevansi yang kuat dengan pelaksanaan tugas, khususnya dalam membangun karakter insan penegak hukum yang profesional dan berintegritas.

Keteladanan Rasulullah SAW juga menjadi pengingat bahwa setiap amanah yang diberikan bukan sekadar tanggung jawab kedinasan, melainkan bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas, tanggung jawab, dan hati nurani.

Baca Juga:Kapolres Pasaman Bersama Jajaran Peringati Maulid Nabi 1448 H, Jadikan Keteladanan Rasulullah sebagai Pedoman Pengabdian

Momentum Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi seluruh insan Adhyaksa untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri. Nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW diharapkan mampu diwujudkan melalui sikap yang semakin humanis, pelayanan yang semakin baik, serta penegakan hukum yang menjunjung tinggi keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Dalam semangat BerAKHLAK, keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi kekuatan moral dalam membangun pribadi dan institusi yang semakin profesional, berintegritas, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan dan kepentingan masyarakat.

Bagi keluarga besar Kejaksaan Negeri Pasaman, memperingati Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang perjalanan kehidupan Rasulullah SAW, tetapi juga tentang menghadirkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam setiap langkah kehidupan, pekerjaan, dan pengabdian.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Semoga momentum ini membawa keberkahan, memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa meneladani akhlak beliau dalam menjalankan setiap amanah dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.”

Pada akhirnya, Maulid Nabi mengajarkan bahwa keteladanan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diwujudkan dalam tindakan nyata. Sebab, pengabdian yang dibangun di atas kejujuran, amanah, kepedulian, keadilan, dan akhlak mulia akan menjadi fondasi penting dalam menghadirkan institusi penegak hukum yang dipercaya serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Meneladani akhlak Rasulullah SAW, menguatkan integritas, meneguhkan amanah, dan menghadirkan pengabdian yang penuh keberkahan.(*02).

Baca Juga:MERDEKA STUNTING 2026: GERAKAN BERSAMA PEGADAIAN–POGI MENUJU INDONESIA EMAS BEBAS STUNTING