Donizar Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Panti–Simpang Empat, Rp12,5 Miliar Dialokasikan

Anggota DPRD Sumbar Fraksi PKB, Donizar, bersama jajaran BMCKTR Sumbar meninjau langsung titik kerusakan ruas jalan provinsi Panti–Simpang Empat yang mengalami kerusakan parah akibat bencana. Pemerintah Provinsi Sumbar menyiapkan anggaran sekitar Rp12,5 miliar untuk percepatan perbaikan jalur vital tersebut.

Pasaman, Kabarins.com — Kerusakan ruas jalan lintas provinsi Panti–Simpang Empat menjadi perhatian serius karena merupakan jalur vital penghubung Kabupaten Pasaman Barat dengan Kabupaten Pasaman. Kondisi jalan yang rusak parah akibat bencana dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, arus transportasi, hingga distribusi barang dan jasa.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Donizar, terus mendorong percepatan penanganan ruas jalan tersebut di tingkat provinsi. Bersama jajaran Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar, ia turun langsung meninjau sejumlah titik kerusakan di ruas jalan Panti–Simpang Empat.

Dalam peninjauan itu, ditemukan dua titik kerusakan cukup parah akibat bencana. Kondisi badan jalan mengalami keretakan dan penurunan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama kendaraan angkutan barang dan masyarakat yang melintas setiap hari.

Baca Juga:Penyuluhan PTSL 2026 Digelar di Nagari Tanjung Beringin, BPN Pasaman Dorong Kepastian Hukum Tanah Masyarakat

Donizar menegaskan, percepatan perbaikan harus segera dilakukan agar akses transportasi masyarakat tidak lumpuh terlalu lama. Menurutnya, ruas Panti–Simpang Empat merupakan jalur strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di dua kabupaten tersebut.

“Perbaikan ini harus dipercepat supaya arus kendaraan kembali lancar dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. Ini kebutuhan mendesak karena menyangkut keselamatan pengguna jalan dan ekonomi warga,” tegas Donizar.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp12,5 miliar untuk penanganan ruas jalan tersebut. Anggaran itu diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi sehingga akses penghubung antarwilayah kembali normal, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.

Masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan mengingat ruas jalan tersebut menjadi jalur utama mobilitas warga dan distribusi hasil perekonomian di wilayah Pasaman dan Pasaman Barat. (*02)

Baca Juga:Ketua Bamus Apresiasi Gagasan Wali Nagari Aia Manggih Utara Cegah Narkoba dan Kekerasan Anak