Infak Jamaah Mengalir untuk Anak Negeri: Bupati Welly Suhery Salurkan Santunan kepada 206 Anak Yatim dan Piatu di Pasaman

Pasaman, Kabarins.com – Semangat kepedulian dan kebersamaan umat kembali terasa kuat di Masjid Agung Al-Muttaqin, Pasaman Islamic Center. Di tengah suasana religius menjelang bulan suci dan Hari Raya Idulfitri, ratusan anak yatim dan piatu menerima santunan yang berasal dari infak jamaah masjid, Kamis (12/3).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah bersama masyarakat serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman. Usai salat, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, kepada anak-anak penerima manfaat.

banner 728x90

Total sebanyak 206 anak menerima santunan pada kegiatan tersebut, terdiri dari 173 anak yatim dan 33 anak piatu. Bantuan ini merupakan hasil pengumpulan infak dan sumbangan sukarela para jamaah yang dihimpun melalui Masjid Agung Al-Muttaqin Pasaman Islamic Center.

Bupati Welly Suhery yang hadir bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, dan pengurus masjid menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian masyarakat Pasaman. Menurutnya, solidaritas sosial yang tumbuh dari kesadaran umat merupakan kekuatan besar dalam membangun kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga:Kejari Pasaman Gelar Pasar Murah Ramadhan dan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada para jamaah yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa. Infak dan sumbangan ini menjadi bukti kuatnya rasa persaudaraan kita. Untuk anak-anak kami, santunan ini adalah amanah dari masyarakat agar kalian tetap semangat belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Welly Suhery.

Ia menegaskan bahwa gerakan kepedulian berbasis masyarakat seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat jaring pengaman sosial. Pemerintah, kata dia, tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat dalam memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan perhatian.

“Gerakan seperti ini menunjukkan bahwa nilai-nilai gotong royong dan ukhuwah islamiyah masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Pasaman. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga anak-anak yatim dan piatu, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” tambahnya.

Suasana haru semakin terasa saat rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh siswa-siswi SDN 05 Lubuk Sikaping. Lantunan doa yang tulus dari anak-anak tersebut membuat suasana masjid dipenuhi rasa syukur dan kehangatan kebersamaan.

Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara Bupati Pasaman dan seluruh anak penerima santunan sebuah momen simbolis yang menggambarkan kehadiran pemerintah dan masyarakat dalam memeluk serta menjaga masa depan anak-anak yang membutuhkan perhatian.(*02)

Baca Juga:Sidang Kasus Penganiaayaan, Nek Saudah Tak Mengetahui Siapa yang memukul

banner 728x90