Pasaman, Kabarins.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan, khususnya program tahfiz Alquran yang berkembang di berbagai nagari dan kecamatan.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, pada kegiatan Wisuda Tahfiz 30 Juz dan Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Islamic Center Rao (ICR) di Nagari Tarung-Tarung, Kecamatan Rao, Rabu (17/6/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Parulian menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan Islamic Center Rao dalam membina serta melahirkan generasi muda penghafal Alquran.
Menurutnya, kegiatan wisuda tahfiz tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui program Pasaman Bangkit yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
“Dengan diwisudanya para santri penghafal Alquran hari ini, kita sedang mempersiapkan generasi muda Pasaman yang mencintai Alquran dan menjadikan nilai-nilai Alquran sebagai pedoman hidup. Mudah-mudahan Rumah Tahfiz Islamic Center Rao terus berkembang dan mampu melahirkan lebih banyak hafiz dan hafizah di masa mendatang,” ujar Parulian.
Ia berharap keberadaan Islamic Center Rao tidak hanya menjadi tempat belajar Alquran, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter generasi muda yang berakhlak Qurani, berdaya saing, dan memiliki integritas yang kuat.
Menurutnya, wisuda tahfiz merupakan momentum penting dalam memperkuat pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengaku bangga melihat semakin banyak anak-anak usia dini yang mampu menghafal Alquran dengan baik.
Baca Juga:Terdakwa Penganiayaan Nenek Saudah Divonis 2,5 Tahun Penjara, JPU dan PH Masih Pikir-pikir
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Hari ini kita menyaksikan jumlah santri penghafal Alquran terus bertambah. Bahkan, banyak di antaranya masih berusia sangat muda, namun telah memiliki hafalan yang luar biasa,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Parulian turut menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Islamic Center Rao. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga memerlukan dukungan dan pendampingan dari keluarga.
Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk terus memberikan motivasi dan perhatian kepada anak-anak agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sehingga tidak ada generasi muda Pasaman yang putus sekolah, termasuk para penghafal Alquran.
Kepada para santri yang diwisuda, Parulian berpesan agar senantiasa menjaga akhlak, membawa nama baik orang tua, lembaga pendidikan, serta Kabupaten Pasaman di mana pun berada.
“Bawalah bekal ilmu dan karakter baik yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan. Jadilah generasi yang mampu menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan daerah,” pesannya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program tahfiz Alquran merupakan bagian dari upaya membangun generasi Islami yang berakhlak Qurani, berkarakter kuat, serta memiliki kecintaan yang tinggi terhadap Alquran.
Menutup sambutannya, Wabup Parulian memberikan penghargaan kepada para guru dan pembina yang selama ini dengan penuh kesabaran mendidik serta membentuk karakter para santri.
“Para guru adalah cahaya yang menerangi jalan generasi muda kita. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mencetak generasi Qurani. Semoga cita-cita mewujudkan Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan dapat kita raih bersama,” pungkasnya. (*02)
Baca Juga:Bupati Welly: Transparansi Perlu, jangan Sampai Dana Nagari Berujung Masalah Hukum





