Pasaman, Kabarins.com – Ketua GOW Kabupaten Pasaman sekaligus Ketua Payuang Panji Kabupaten Pasaman, Ny. Asra Parulian, menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Minangkabau di tengah perkembangan zaman.
Hal itu disampaikannya saat membuka Lomba Solo Song Lagu Minang Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sabtu (8/8/2026).
Mengusung tema “Manjapuik Nan Tingga, Malungguakan Nan Taserak”, kegiatan tersebut dinilai bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Acara lomba ini bukan hanya sekadar unjuk penampilan dan bakat berkesenian, tetapi merupakan langkah penting untuk memperkuat identitas serta melestarikan budaya Minangkabau di tengah gempuran modernisasi dan globalisasi,” ujar Ny. Asra.
Menurutnya, lagu-lagu Minang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengandung petuah, nilai-nilai luhur, kehalusan budi dan pesan kehidupan yang diwariskan para leluhur.

“Dengan menampilkan kembali lagu-lagu Minang yang berisikan nilai-nilai luhur, kita dapat membangkitkan kebanggaan serta kecintaan terhadap budaya daerah,” katanya.
Ny. Asra menegaskan, perlombaan bukan hanya soal menang dan kalah, melainkan menjadi panggung bagi generasi muda untuk berani tampil, berkarya dan ikut menjaga tradisi.
“Lomba bukan sekadar mencari kalah dan menang, tetapi juga menjadi panggung bagi generasi muda. Mari kita jaga tradisi agar indak lakang dek paneh, indak lapuak dek hujan,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan seni budaya seperti ini terus digelar dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewariskan budaya Minangkabau kepada generasi penerus.
Di akhir sambutannya, Ny. Asra secara resmi membuka Lomba Solo Song Lagu Minang Nagari Panti Selatan.(*02)





