PASAMAN, Kabarins.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman menggelar briefing bagi petugas Survei Industri Mikro dan Kecil (IMK) Tahunan 2026 sebagai upaya mempersiapkan pelaksanaan pendataan yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman petugas mengenai teknis pelaksanaan survei, memperjelas tugas dan tanggung jawab, serta memastikan seluruh tahapan pendataan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Kepala BPS Kabupaten Pasaman, Nita Andriyani, mengatakan briefing menjadi bagian penting dalam mempersiapkan petugas agar memiliki pemahaman yang optimal sebelum melaksanakan pendataan di lapangan.
“Melalui briefing ini, diharapkan seluruh petugas memiliki kesiapan dan pemahaman yang optimal dalam melaksanakan pendataan sehingga mampu menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam materi publikasi BPS Kabupaten Pasaman.
Menurutnya, kesiapan petugas dan keseragaman pemahaman terhadap prosedur survei menjadi faktor penting untuk mendukung kualitas data yang dihasilkan. Data yang berkualitas diperlukan sebagai dasar untuk memahami kondisi serta perkembangan industri mikro dan kecil.
Selain mempersiapkan pelaksanaan survei, BPS Kabupaten Pasaman juga menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang prima, transparan, dan bebas dari korupsi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan prinsip layanan Cepat, Tanggap, Akuntabel, dan Ramah (CeTAR), serta pelayanan tanpa biaya atau gratis.
Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan Survei IMK Tahunan 2026 diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan informasi statistik yang bermanfaat bagi berbagai pihak.
BPS Kabupaten Pasaman juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung kegiatan pendataan dengan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya, sehingga data yang dihimpun dapat menggambarkan keadaan industri mikro dan kecil secara akurat. (02)





