PASAMAN, Kabarins.com – Membangun kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar menjadi salah satu perhatian Polres Pasaman. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), kepolisian hadir langsung di lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan kepada generasi muda.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan Wakapolres Pasaman Kompol Muzhendra bersama Kasat Lantas Iptu Afrizal, para kanit, dan sejumlah personel Polres Pasaman ke SMAN 2 Lubuk Sikaping, Senin (2/11/2026) pagi.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Pasaman menggabungkan program Polidik dengan sosialisasi tertib berlalu lintas. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar mengenai aturan lalu lintas, etika berkendara, serta pentingnya mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya.
Dalam sambutannya, Wakapolres Pasaman Kompol Muzhendra menegaskan bahwa kesadaran berlalu lintas perlu dibangun sejak usia dini. Menurutnya, pelajar memiliki peran penting dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, kesadaran untuk mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan harus ditanamkan sejak dini, termasuk di lingkungan sekolah,” ujar Muzhendra.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya mengetahui aturan lalu lintas secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Pahami aturan, patuhi rambu-rambu, dan jangan mengabaikan keselamatan ketika berkendara. Kebiasaan tertib di jalan raya harus dimulai dari kesadaran masing-masing,” ungkapnya.
Menurutnya, edukasi lalu lintas di sekolah sangat penting mengingat pelajar merupakan bagian dari masyarakat yang aktif beraktivitas di jalan raya. Pemahaman tentang disiplin, etika berkendara, dan risiko pelanggaran perlu diberikan agar generasi muda lebih bijak serta bertanggung jawab dalam menggunakan fasilitas jalan.
Selain memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, kegiatan Polidik tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, Polres Pasaman ingin membangun kedekatan dengan pelajar sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa kepolisian merupakan mitra masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Polres Pasaman berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sosialisasi semata, tetapi mampu membentuk kebiasaan positif di kalangan pelajar. Dengan meningkatnya kesadaran hukum dan kedisiplinan, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, patuh terhadap aturan, serta peduli terhadap keselamatan sesama pengguna jalan.
Melalui program Polidik, Polres Pasaman terus mendorong kehadiran Polri di lingkungan pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berpengetahuan, dan sadar hukum. (02).





