Pasaman, Kabarins.com — Di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarga almarhum Arief, seorang pelajar kelas V Sekolah Dasar (SD) yang menjadi korban dugaan pembunuhan di Nagari Padang Gelugur, kepedulian dan empati dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman kembali terlihat.
Kapolsek Panti, Iptu Arifin, bersama sejumlah personel Polsek Panti, mendatangi rumah duka almarhum Arief di Suka Mulia, Jorong Sentosa, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, Jumat (4/9/2026).
Kedatangan Kapolsek dan jajaran bukan semata-mata dalam kapasitas sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap keluarga yang tengah menghadapi kehilangan besar. Mereka hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Arifin menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan yang berat tersebut.
“Kami, atas nama Polsek Panti, menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Iptu Arifin.
Sebagai bentuk tali asih dan kepedulian, Kapolsek Panti bersama jajaran juga menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan dan penguat bagi keluarga di tengah suasana duka.
Baca Juga:Gara-Gara HP, Nyawa Bocah 12 Tahun Melayang, Pria 30 Tahun Diamankan Satreskrim Polres Pasaman

Kehadiran jajaran Polsek Panti mendapat sambutan hangat dari keluarga dan masyarakat sekitar. Sikap tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi tidak hanya dirasakan ketika menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga ketika masyarakat sedang menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan.
Sementara itu, Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Kapolsek Panti dan jajaran.
Menurutnya, respons cepat dan kepedulian terhadap keluarga korban merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat. Polri akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk ketika warga sedang menghadapi musibah,” ungkap Kapolres Pasaman.
Kapolres menegaskan bahwa sikap humanis personel di lapangan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian. Kepedulian sederhana, kata dia, dapat menjadi kekuatan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Kegiatan takziah tersebut sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara jajaran Kepolisian dengan masyarakat. Di tengah proses penanganan perkara yang masih berjalan, kepedulian terhadap keluarga korban menjadi pesan bahwa rasa kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas Kepolisian.
Bagi keluarga almarhum, kehilangan seorang anak tentu meninggalkan duka yang mendalam. Kehadiran Kapolsek Panti dan jajaran di rumah duka menjadi bentuk nyata bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit tersebut.
Melalui kehadiran yang humanis dan penuh empati, Polsek Panti menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga untuk menemani masyarakat dalam suka maupun duka.(*02).
Baca Juga:Prestasi Gemilang di Bukittinggi, TP PKK Pasaman Juara Umum PKK Sumbar 2026





