BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumbar 8–10 November, Sejumlah Daerah Berstatus Siaga

Avatar photo

PADANG, Kabarins.com – Masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar) diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada 8–10 November 2026.

Dalam peringatan dini tersebut, sejumlah kabupaten dan kota ditetapkan masuk kategori waspada hingga siaga. Wilayah yang perlu mendapat perhatian antara lain Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padang, dan Pesisir Selatan.

Bahkan, pada 10 November 2026, cakupan wilayah berstatus siaga bertambah, meliputi Padang Pariaman, Kabupaten Solok, Tanah Datar, Padang Panjang, dan Bukittinggi.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Minangkabau yang diterbitkan Minggu (8/11/2026) pukul 09.00 WIB, hujan berpotensi turun pada pagi, siang, sore, malam, hingga dini hari dengan intensitas yang bervariasi di sejumlah daerah.

Prakiraan Cuaca Sumbar Minggu, 8 November 2026

Pada Minggu pagi, sebagian besar wilayah Sumbar diprakirakan mengalami cuaca berawan. Meski demikian, hujan sedang hingga lebat berpotensi mengguyur Kepulauan Mentawai dan Pesisir Selatan.

Memasuki siang hingga sore, cuaca diperkirakan berawan hingga hujan ringan. Namun, masyarakat di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, dan Dharmasraya diminta mewaspadai kemungkinan hujan sedang hingga lebat.

Baca Juga:364 Anak PAUD dan TK Ikuti Lomba Mewarnai, Bunda PAUD Pasaman Dorong Kreativitas Sejak Dini

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga diprakirakan terjadi pada malam hari di Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Sementara itu, pada dini hari, kondisi cuaca diperkirakan berawan dengan peluang hujan ringan di Kepulauan Mentawai, Pasaman, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya.

Untuk parameter cuaca, suhu udara diperkirakan berkisar antara 18–32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 65–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4–24 kilometer per jam.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kategori waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat di Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, dan wilayah sekitarnya.

Prakiraan Cuaca Sumbar Senin, 9 November 2026

Memasuki Senin (9/11/2026), cuaca pada pagi hari diprakirakan berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Kepulauan Mentawai.

Pada siang hingga sore hari, sebagian wilayah diprediksi mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan. Namun, hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Kader, TP-PKK Pasaman Gelar Orientasi Gerakan PKK Tahun 2026

Pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, dan Dharmasraya.

Kondisi serupa diperkirakan berlanjut hingga dini hari. Cuaca berawan masih mendominasi, sementara hujan ringan berpotensi turun di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Padang, dan Pesisir Selatan.

Suhu udara pada hari tersebut diperkirakan berada pada rentang 18–31 derajat Celsius, dengan kelembapan 65–98 persen. Angin bergerak dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4–24 kilometer per jam.

Dalam peringatan dini hariannya, BMKG menetapkan status siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Pasaman Barat, Pasaman, dan wilayah sekitarnya.

Sementara itu, status waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat diberlakukan di Kepulauan Mentawai, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan daerah sekitarnya.

Prakiraan Cuaca Sumbar Selasa, 10 November 2026

Pada Selasa (10/11/2026), kondisi cuaca pada pagi hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan di sejumlah wilayah Sumbar.

Memasuki siang hingga sore, cuaca berawan diprediksi mendominasi sebagian besar daerah. Hujan ringan berpotensi terjadi di Padang Panjang, Pariaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Solok Selatan, dan Sijunjung.

Di sisi lain, potensi hujan sedang hingga lebat perlu diwaspadai di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, dan Kabupaten Solok.

Pada malam hari, cuaca diperkirakan berawan hingga hujan ringan. Namun, potensi hujan sedang hingga lebat masih dapat terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Sijunjung.

Adapun pada dini hari, cuaca diprakirakan berawan dengan peluang hujan ringan di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Solok.

Suhu udara diperkirakan berkisar 19–32 derajat Celsius, dengan kelembapan 65–98 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4–28 kilometer per jam.

Untuk Selasa, BMKG menetapkan status siaga terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Agam, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Tanah Datar, Padang Panjang, Bukittinggi, dan wilayah sekitarnya.

Adapun status waspada untuk potensi hujan sedang hingga lebat diberlakukan di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Pasaman, Lima Puluh Kota, Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok Selatan, Sijunjung, dan daerah sekitarnya.

Prakiraan cuaca tersebut diterbitkan oleh Prakirawan BMKG Minangkabau pada Minggu, 8 November 2026 pukul 09.00 WIB.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat yang dapat disertai dampak cuaca ekstrem.(02)